Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyebut jika mereka telah membakar kantor Dolorosa, sebuah perusahaan yang berada di Kabupaten, Nduga, Papua pada Selasa (16/11/2021) pagi tadi sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Hal tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikirim kepada Suara.com pagi tadi.
"Telah terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB Kodap III Dekarma Ndugama bahwa mereka serang Dorolosa dan berhasil bakar Dorolosa," kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.
TPNPB-OPM Kodap III Dekarma Ndugama di bawah komando Brigjen Egianus Kogeya, kata Sebby turut melakukan penyerangan. Satu orang karyawan Dorolosa dilaporkan mengalami luka pada bagian paha dalam serangan tersebut.
"Pantauan PIS TPNPB Ndugama, karyawan yang luka-luka, pagi pukul 7 dikirim ke Timika untuk berobat," ucap Sebby.
Serangan berupa pembakaran dan penembakan itu merupakan penolakan TPNPB-OPM atas pembangunan perusahaan di kawasan Nduga. Sikap itu merupakan suara satu komando dari Kodap-Kodap TPNPB-OPM di seluruh tanah Papua.
"Pembakaran serta penembakan adalah merupakan penolakan pembangunan di wilayah Ndugama," beber Sebby.
Tak hanya itu, Sebby menyatakan jika Bupati Nduga sempat meresmikan pembukaan perusahaan Dolorosa pada Senin lalu. Peresmian itu turut diwarnai dengan aksi, "penembakan dan pembunuhan di Dolorosa, Ibu Kota Kwneyam Kabupaten Ndugama."
"Sikap kami, TPNPB dari Sorong sampai Merauke menolak pembangunan kepentingan Jakarta dalam bentuk apapun itu."
Baca Juga: TPNPB-OPM Klaim Bakar Pos TNI dan Rumah Sakit Baru di Intan Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap