Riwayat Karier
Letnan Dua s/d Letnan Satu
- Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987)
- Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987)
- Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus (1991)
Kapten
- Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus (1995)
- Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus (1997)
- Pama Kopassus (1998)
Mayor
- Pamen Kopassus (1999)
- Kepala Seksi Kajian Strategi Hankam, Subdit Kebijakan Pelaksanaan (Jaklak), Direktorat Kebijakan Strategi (Ditjakstra), Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2000)
- Kepala Seksi Penyusunan, Subdit Kebijakan Pelaksanaan (Jaklak), Direktorat Kebijakan Strategi (Ditjakstra), Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2001)
- Pamen Mabes TNI-AD (2001)
Letnan Kolonel
- Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha, Kopassus (2002)
- Kepala Seksi Intelijen, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta (2002)
- Pabandya A-33, Direktorat A, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2002)
- Pabandya IV/Fasdik, Spaban Opsdik, Sdirdik, Kodiklat TNI-AD (2008)
- Kepala Bagian Perencanaan, Sdirum, Kodiklat TNI-AD (2009)
Kolonel
- Sekretaris Pribadi (Sespri) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2010)
- Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta (2011)
- Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan (2012)
Brigadir Jenderal
- Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad) (2013)
Mayor Jenderal
- Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2014)[6]
- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (2016)[7][8][9]
Letnan Jenderal
Baca Juga: Andika Perkasa Dilantik Tanggal 17, Fakta Keramatnya Angka 7 dalam Kehidupan Panglima TNI
- Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklat) (2018)
- Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) (2018)
Jenderal
- Kepala Staf Angkatan Darat (2018)
Lantik KSAD Baru
Selain Andika, Jokowi juga bakal melantik Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal Dudung Abdurachman sebagai KSAD menggantikan Andika. Belum ada yang menjelaskan mengapa pada akhirnya Dudung yang terpilih untuk menjadi penerus Andika.
Akan tetapi calon KSAD itu merupakan hasil usulan dari Panglima TNI dan tetap diputuskan oleh Presiden. Hal tersebut berdasarkan Pasal 14 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yang berbunyi Kepala Staf Angkatan diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Panglima.
Profil Mayjen TNI Dudung Abdurachman
Mayjen TNI Dudung Abdurachman lahir di Bandung pada tanggal 19 November 1965. Alumni SMA Negeri 9 Bandung yang lulus pada tahun 1985 ini telah menyelesaikan pendidikan militernya di Akademi Militer Magelang pada tahun 1988.
Ayah dari Mayjen TNI Dudung Abdurachman bernama Nasuha, dulunya merupakan PNS di lingkungan Bekangdam III/Siliwangi. Sementara sang ibu, Nasyati merupakan seorang pedagang. Istri Dudung Abdurachman, Ny. Rahma Dudung Abdurachman dikukuhkan sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena Jaya pada tanggal 7 Agustus 2020.
Perjalanan Karier Dudung Abdurachman
Mengawali karier di dunia TNI sebagai Dandim 0406/Musi Rawas dan Dandim 0418/Palembang di Sumatera Selatan.
- 2010: Aspers Kasdam VII/Wirabuana
- 2011: Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) II/Sriwijaya
- 2015-2016: Wagub Akmil
- 2016-2017: Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad)
- 2017-2018: Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad
- 2018-2020: Gubernur Akmil
- 27 Juli 2020: Pangdam Jaya
Aksi Mayjen Dudung yang Disorot Publik
Nama Mayjen Dudung sempat disorot public pada November 2020 lalu karena aksinya mencopot baliho bergambar Rizieq Shihab, mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI). Saat itu Mayjen Dudung mengungkapkan alasannya bahwa aksi tersebut sebagai tanda bahwa semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, dalam hal ini termasuk pemasangan baliho. Dan pada saat bersamaan, Mayjen Dudung mengeluarkan wacana pembubaran FPI.
Kemudian pada Mei 2021, Mayjen Dudung menegaskan dengan pernyataannya untuk berkomitmen menumpas perilaku premanisme debt collector di wilayah Jabodetabek khususnya. Pernyataan tegas ini sebagai respons atas aksi nekat para debt collector yang sudah meresahkan. Termasuk di antaranya kasus perampasan mobil yang tengah dikendarai anggota TNI saat mengantar orang sakit.
Untuk diketahui, Pangkostrad lama, Letjen TNI Eko Margiyono akan digantikan oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Sementara itu jabatan Kasum TNI resmi berpindah tangan setelah Letjen Ganip Warsito menjabat sebagai Kepala BNPB menggeser Doni Monardo yang memasuki masa pensiun.
Keputusan rotasi jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Nomor Kep 435/V/2021 pada Selasa, 25 Mei 2021 di Jakarta. Dalam surat keputusan tersebut juga terdapat 46 perwira tinggi TNI AD, 15 perwira tinggi TNI AL, dan 19 perwira tinggi TNI AU yang dirotasi.
Tag
Berita Terkait
-
Peresmian Tol Serang-Panimbang! Jayabaya Bisik-bisik ke Jokowi, Ibu-ibu Girang Dapat Kaos
-
Sambut Kedatangan Presiden, Pelajar dan Emak-emak Berbaris di Jalan Sambil Pegang Bendera
-
Andika Perkasa Dilantik Tanggal 17, Fakta Keramatnya Angka 7 dalam Kehidupan Panglima TNI
-
Rabu Besok, Presiden Jokowi akan Lantik Panglima TNI dan KSAD
-
Soal Isu Hadi Masuk Kabinet, PPP: Percuma Dorong Figur, Jokowi Punya Pertimbangan Sendiri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis