Suara.com - Sepasang kekasih beda negara mengikat janji sehidup semati melalui aplikasi Zoom meskipun mereka tidak pernah bertemu akibat pandemi Covid-19.
Menyadur Wales Online Selasa (16/11/2021) Ayse (26) dan Darrin (24), bertemu secara online di sebuah grup Facebook.
Grup tersebut dibuat saat pandemi Covid-19 dan bertujuan untuk memasangkan sahabat pena dari seluruh penjuru dunia.
Ayse awalnya berkenalan dengan seorang perempuan bernama Kenda (56), setelah membagikan postingan jika putranya, Darrin, ingin mengobrol dengan seseorang dari Inggris. Kenda dan Darrin berasal dari Detroit, Michigan, AS.
Ayse dan Darrin akhirnya berkenalan dan berteman sejak Juli 2020. Mereka semakin hari, semakin dekat hingga tidak dapat dipisahkan.
Pasangan tersebut bahkan saling menelepon setiap malam, meskipun dengan perbedaan waktu hingga lima jam.
Hingga akhirnya Darrin meminta Ayse untuk menjadi pacarnya pada November 2020 setelah beberapa bulan mengobrol setiap hari.
Setelah resmi berpacaran, pasangan itu mulai merencanakan perjalanan untuk bertemu pertama kalinya.
Berharap pembatasan perjalanan akan dicabut pada musim panas, Ayse memesan penerbangan ke Detroit untuk 23 Juli 2021.
Baca Juga: Alasan Konyol Southgate Ganti Harry Kane di Laga Lawan San Marino: Takut Rooney Marah
Sayangnya, AS masih membatasi perjalanan dari Inggris, yang berarti Ayse dan keluarganya tidak dapat terbang secara langsung.
Untuk menghindari larangan kedatangan dari Inggris, Ayse terbang ke Meksiko selama 15 hari sebelum melanjutkan penerbangan ke Detroit.
Namun Ayse ditolak oleh pihak berwenang AS, karena dianggap tidak punya cukup uang untuk menghidupi dirinya sendiri.
Pasangan itu kemudian terus berkencan melalui panggilan video, saling memesan makanan dan camilan untuk dibawa pulang sebagai kejutan.
Hingga akhirnya, pada 21 Mei 2021 Darrin resmi melamar Ayse.
Mengetahui akan butuh waktu lama untuk bertemu, pasangan itu memutuskan untuk menikah secara online melalui Zoom.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa