Suara.com - Shalat merupakan kewajiban setiap muslim. Bagi yang mengerjakannya mendapat pahala, dan bagi yang meninggalkannya mendapat dosa. Lantas, bagaimana cara mengganti sholat yang ditinggalkan bertahun-tahun?
Sholat adalah bagian dari rukun Islam, yang mana bila ditinggalkan, setiap muslim wajib menggantinya. Namun, bagaimana jika sholat yang ditinggalkan sudah bertahun-tahun? Bagaimana cara menggantinya?
Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini penjelasan Ustadz Abdul Somad mengeni cara mengganti sholat yang ditinggalkan bertahun-tahun yang dilansir dari kanal YouTube TAMAN SURGA.NET, Selasa (16/11/2021).
Penjelasan Ust. Abdul Somad Tentang Cara Mengganti Sholat yang Ditinggalkan Bertahun-tahun
Dalam sesi tanya jawab cermah Ust. Abdul Somad, ada jamaah yang bertanya mengenai bagaimana caranya mengganti sholat yang lama bertahun-tahun?
Kemudian Ust. Abdul Somad menjawab: “Sholat yang pernah ditinggalkan sejak akil balig, tidak ada yang dapat menebusnya kecuali jika dikerjakan kembali,”
Ust. Abdul Somad juga menambahkan, walaupun kita menangis di dekat pintu Ka'bah karena telah meninggalkan sholat, tetap saja masalahnya tidak akan selesa jika tidak segera dikerjakan.
Beliau kembali menambahkan, semua mahzab sepakat, baik itu mahzab Hanafi, Syafi'i, Maliki, dan Hambali, bahwa meninggalkan sholat wajib hukumnya untuk di qadha.
Shalat adalah tiang agama. Sholat itu wajib. Maka, bagi muslim yang meninggalkannya meski hanya satu waktu, hukumnya wajib untuk menggantinya dengan cara qadha.
Baca Juga: Ibadah Puluhan Tahun Sia-sia Karena Melakukan Dosa Ini
Apa itu qadha? Qadha merupakan mengerjakan salat atau puasa fardhu di luar waktu semestinya karena alasan tertentu. Secara singkatnya, qadha bisa diartikan 'mengganti'.
Sebagai contoh, jika kamu meninggalkan salat subuh 35 kali, maka wajib hukumnya setiap selesai menjalankan sholat fardhu subuh untuk mengqadha salat subuh yang telah ditinggalkan. Atau bisa juga diganti pada waktu lainnya.
Uts. Abdul Somad kembali menambahkan, sebaiknya mengqadha sholat dilaksanakan rumah, jangan dilakuka di masjid, sebab hal itu nantinya dikhawatirkan akan timbul pandangan tidak baik dari orang-orang.
Ust Abdul Somad berpesan, jangan sampai secara sengaja meninggalkan sholat dalam kondisi apapun, baik itu sedang senang, sedih, atau sedang sulit. Sebab, shalat suatu kewajiban yang akan ditanyakan Allah SWT pertama kali di hari kemudian.
Demikian penjelasan Uts. Abdul Somad mengenai cara mengganti sholat yang ditinggalkan bertahun-tahun. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau
-
Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi