Suara.com - Pancasila selama ini selalu dikenal sebagai dasar negara yang dipegang teguh oleh semua masyarakat Indonesia. Namun demikian, sebenarnya secara konseptual, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misalnya untuk menjawab : Apa fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia?
Apa Fungsi Pancasila Bagi Bangsa Indonesia?
Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan ini, cukup banyak buku dan literasi yang bisa dijadikan acuan. Misalnya dalam buku berjudul Pancasila Sebagai Ideologi dan Dasar Negara oleh Ronto, berikut beberapa penjelasan fungsi Pancasila.
1. Sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan tujuan bersama bangsa Indonesia yang kemudian diimplementasikan ke dalam program pembangunan nasional, untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur secara material atau spiritual.
2. Sebagai Dasar Negara
Pancasila dijadikan dasar dalam mengatur penyelenggaraan pemerintahan. Makna lain adalah sebagai dasar untuk menata negara merdeka dan berdaulat, sebagai dasar mengatur penyelenggaraan aparatur negara yang bersih dan berwibawa sehingga tercapai tujuan nasional, dan sebagai arah dan petunjuk aktivitas perikehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
3. Sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
Pancasila dianggap lahir bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia, pada zaman Sriwijaya dan Majapahit. Sehingga Pancasila menjadi jiwa bangsa Indonesia sejak saat itu, sekarang, dan seterusnya.
Baca Juga: Apa Alasan Pancasila sebagai Dasar Negara?
4. Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia
Diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku, serta perbuatan. Ciri khas dan karakter yang dimiliki berbeda dengan bangsa lain.
5. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Mengandung makna bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa Indonesia harus sesuai dengan sila-sila dari Pancasila.
6. Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum
Sumber hukum yang dijadikan pedoman utama adalah pandangan hidup, kesadaran, cita-cita hukum, serta cita-cita moral yang meliputi suasana kejiwaan serta watak bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal