Suara.com - Kapal Sumber Cahaya jenis kargo berukuran 40 M tenggelam di di sekitar perairan Kepulauan Seribu pada Rabu (24/11/2021), 15 orang jadi korban.
Humas Basarnas Yusuf Latif mengatakan kapal Sumber Cahaya tenggelam karena mengalami kebocoran dan cuaca buruk.
"Kapal Sumber Cahaya dengan berjenis Cargo berukuran 40 M dengan POB (person on board) 15 orang ini kandas dan tenggelam akibat kebocoran kapal serta cuaca ekstrem yang melanda wilayah Laut Jawa pada Selasa 23 November 2021," kata Yusuf dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).
Saat mengalami masalah, kapal itu mengirimkan sinyal darurat kepada basarnas command center dan langsung dievakuasi oleh Kapal NMS Accelerate dan dibawa ke Etrolium Axcesior (tempat pengeboran minyak).
"Kantor SAR Banten memberangkatkan 1 Unit KN SAR Tetuka untuk melaksanakan evakuasi pada crew Kapal Sumber Cahaya dengan 15 orang penumpang pada pukul 09.53," terangnya.
Delapan personel KN SAR Tetuka tiba di tempat kejadian pada pukul. 12.24 WIB dan langsung mengevakuasi Crew dari Etrolium Axcesior ke Dermaga Pantai Mutiara Jakarta dan tiba pukul 16.39 dalam keadaan selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123