Suara.com - Bagi yang suka membaca dan menulis karya Bahasa Indonesia, penting untuk mengetahui kalimat utama dalam setiap paragraf tulisan. Lantas, apa itu kalimat utama? Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini ulasannya.
Umumnya, paragraf tulisan terdiri dari kalimat utama serta kalimat penjelas. Kalimat utama ini merupakan gagasan pokok atau inti dalam paragraf.
Bagi yang sudah terbiasa membaca dan menulis, untuk dapat menentukan kalimat utama dalam paragraf cenderung mudah dan cepat. Sebab, kalimat utama biasanya terdapat pada paragrag awal atau akhir, tergantung dari jenis paragrafnya.
Bagi yang tidak terbiasa membaca atau menulis, mungkin akan cenderung sulit untuk menentukan kalimat utama dalam paragraf.
Oleh karena itu, penting untuk memahami kalimat utama agar mudah untuk menemukannya dalam paragraf. Nah, untuk lebih jelasnya, simak berikut ini mengenai apa itu kalimat utama yang dilansir dari berbagai sumber.
Apa Itu Kalimat Utama
Kalimat utama adalah kalimat yang berisi inti dari semua paragraf. Adapun Didalamnya memuat ide utama, ide pokok, gagasan pokok, serta gagasan utama.
Umumnya, kalimat utama dalam paragraf terdapat satu kalimat. Jika sudah mengetahui letak kalimat utama, maka akan mudah untuk mengtahui apa yang hendak disampaikan dalam sebuah tulisan.
Mengutip dari buku karya Suryono (2004), Beliau menyampaikan bahwa kalimat utama atau yang disebut juga dengan gagasan pokok ini merupakan tulisan yang dilengkapi data, fakta, serta informasi pendukung lainnya yang bertujuan untuk memperjelas suatu gagasan.
Baca Juga: Pelajaran Bahasa Indonesia: Apa Itu Gurindam, Ciri, dan Contohnya?
Jika dalam sebuah paragraf tidak terdapat kalimat utama, maka akan menimbulkan kerancuan atau bahkan kalimat tersebut bisa dikatakan tidak bagus.
Dengan keberadaan kalimat utama, maka dapat memancing munculnya kalimat-kalimat lainnya untuk memberikan penjelasan lebih rinci tentang informasi tertentu.
Setelah memahami apa yang dimaksud kalimat utama, kamu juga perlu memahami ciri-cirinya agar lebih gampang untuk mengidentifikasinya. Adapun ciri-ciri kalimat utama yaitu sebagai berikut:
- Berdiri sendiri atau tidak terdapat kata konjungsi didalamnya
- Bersifat umum atau berisi informasi umum
- Berisi permasalahan atau ide tertentu
Nah, demikian informasi tentang apa itu kalimat utama dan ciri-cirinya yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan