Suara.com - Dalam pelajaran bahasa Indonesia, ada yang disebut dengan karya sastra gurindam, yang bagi kebanyakan orang istilahnya terdengar asing.
Mengutip Ruang Guru, Kamis (18/11/2021), gurindam adalah puisi lama yang berisi nasihat atau sindiran.
Gurindam mengandung ajaran atau nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut berupa kebenaran atau sindiran dalam bersikap dan bertingkah laku.
Nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam ditujukan untuk memberi nasihat.
Ciri-ciri gurindam:
- Tiap bait terdiri atas dua baris
- Jumlah suku kata tiap baris tidak tetap
- Bersajak sama atau a a
- Baris ke-1 dan baris ke-2 mempunyai hubungan sebab akibat.
- Kedua baris gurindam merupakan sebuah kalimat majemuk.
- Isinya menyatakan suatu kebenaran atau sindiran untuk memberikan nasihat.
Sastrawan Raja Ali Haji
Jika membahas gurindam, di Indonesia terkenal seorang sastrawan, Raja Ali Haji yang terkenal dengan karya gurindamnya.
Raja Ali Haji itu merupakan sastrawan dan pahlawan nasional dari Pulau Penyengat, Riau. Beliau memiliki gurindam yang sangat terkenal yang disebut dengan “Gurindam Dua Belas”.
Gurindam buatan Raja Ali Haji terdiri dari 12 pasal dan dikategorikan sebagai Syi’ir al-Irsyadi atau puisi didaktik.
Baca Juga: Sumpah Pemuda dan Posisi Bahasa Indonesia yang Jadi Dilema
Dikategorikan sebagai puisi didaktik karena berisikan nasihat-nasihat dan petunjuk dalam kehidupan.
Contoh gurindam
Kalau bekerja terburu-buru,
tentulah kerja banyak keliru.
Maksud dari gurindam tersebut, dalam bekerja itu hendaknya jangan terburu-buru. Pekerjaan dilakukan terburu-buru tidak akan berhasil baik karena seringkali, terjadi banyak kesalahan di dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan