Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dana hibah sebesar Rp 3 miliar kepada Badan Musyarawah Masyarakat (Bamus) Betawi kubu Abraham Lunggana atau Haji Lulung. Sedangkan Bamus Suku Betawi 1982 yang diasuh Zainuddin atau Bang Oding Rp 1,2 miliar.
Keputusan ini diambil berdasarkan rapat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2022. Awalnya, dalam rapat tersebut, rencananya dana hibah untuk Bamus asuhan Lulung bakal dipangkas hingga Rp 1,2 miliar.
Demikian juga dengan Bamus Bang Oding juga awalnya akan mendapatkan nilai yang sama, yakni Rp 1,2 miliar.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, sempat ada perdebatan dengan sejumlah argumen mengenai pembagian dana hibah untuk kedua Bamus Betawi itu
"Dinamika pembahasan bermacam-macam, sehingga Rp 3 miliar untuk Bamus (kubu Lulung) dan satu lagi Rp 1,2 miliar untuk Bamus Suku Betawi 1982," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021).
Ketua fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta itu pun menyayangkan dualisme Bamus Betawi tersebut. Ia berharap keduanya bisa menyelesaikan masalahnya dan kembali bersatu.
Gembong pun meminta Pemprov DKI melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk menyatukan dua ormas Betawi ini. Apalagi keduanya memiliki tujuan sama, yakni melestarikan budaya Betawi.
"Pemprov DKI harus memposisikan diri sebagai orang tua asuh yang menyatukan semua elemen organisasi kebetawian. Tujuan utamanya agar budaya Betawi bisa menjadi tuan rumah di ibu kota ini."
Baca Juga: Pemprov DKI Hibahkan Yayasan BPI Rp 900 juta, Anak Zulhas: Saya Sudah Keluar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang