Suara.com - Seorang mantan penari dewasa asal old Jefferson dihukum 20 tahun penjara karena bersetubuh dengan anjing dan melakukan pelecehan seksual pada bocah berumur 4 tahun.
Angeline Lodice, 33, mengaku bersalah atas rudapaksa, kepemilikan pornografi anak yang melibatkan remaja di bawah 13 tahun dan pelecehan seksual,seperti yang dilaporkan oleh NOLA.com.
Menyadur New York Post Jumat (26/11/2021) Lodice sebelumnya bekerja sebagai penari telanjang di klub Bourbon Street dan ia dipenjara sejak setelah ayah bocah itu menghubungi sheriff.
Ayah bocah itu mengatakan keponakannya memberi video dan foto yang menunjukkan wanita melakukan seks oral pada anak berusia 4 tahun antara akhir 2012 dan Oktober 2014.
Lodice mengaku sebagai wanita dalam gambar tapi mengeklaim dia telah dibius saat itu. Dia juga bersikeras tidak bisa mengidentifikasi anak dalam gambar dan klip yang mengganggu, sebuah pernyataan tertulis menunjukkan.
Video lain yang ditinjau oleh pihak berwenang menunjukkan Lodice bersetubuh dengan anjing. Jaksa Jefferson Parish akhirnya tidak mengajukan tuntutan sejak insiden itu terjadi di St. Landry Parish.
Sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan, jumlah pemerkosaan yang diperburuk terhadap Lodice dikurangi menjadi pemerkosaan paksa.
Dia menghadapi hukuman seumur hidup wajib jika terbukti bersalah atas tuduhan sebelumnya. Seorang hakim akhirnya menghukumnya 20 tahun karena pemerkosaan paksa, serta kepemilikan pornografi anak.
Hakim juga menghukum Lodice, yang harus mendaftar sebagai pelanggar seks, 10 tahun untuk baterai seksual, yang dia akan melayani bersamaan tanpa pembebasan bersyarat atau masa percobaan, NOLA.com melaporkan.
Baca Juga: Jessica Depresi Banget Kena Pelecehan Seksual, Sinopsis Ikatan Cinta 26 November 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?