Suara.com - Salah satu sumur resapan di Jalan Karang Tengah, Pondok Labu, Jakarta Selatan, ambles. Drainase vertikal yang dibangun di jalan raya ini akhirnya ditutup dengan pot agar tak membahayakan pengendara.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab mengatakan penyebab sumur resapan itu ambles karena bagian sisi luar sumur kurang padat saat disemen. Akibatnya ketika terkena air hujan malah jadi melunak.
Selain itu kendaraan yang melintas juga memberikan beban tambahan hingga akhirnya ambles.
"Sepertinya pemadatannya kurang. sehingga kena hujan nah masuklah ambles itu. jadi faktor pemadatannya aja," ujar Mustajab saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (1/12/2021).
Mustajab mengaku sudah meminta Dinas Sumber Daya Air selaku pelaksana proyek beserta kontraktor untuk melakukan perbaikan. Namun, ia belum memastikan drainase vertikal itu sudah diperbaiki atau belum.
"Tiga hari yang lalu sudah diminta perbaikan," katanya.
Selain itu, Mustajab juga menyebut sumur tersebut masih dalam masa pelaksanaan hingga 15 Desember mendatang. Pemantauan masih dilakukan dan jika ada kekurangan bisa langsung diperbaiki.
"Konstruksi maupun pelaksanannya oleh dinas, nanti ada masa pemeliharaan juga selama enam bulan," pungkasnya.
Masalah sumur resapan ambles baru-baru ini bukan hanya sekali terjadi. Di Lebak Bulus pekan lalu juga dilaporkan ada sumur yang penutupnya ambles.
Baca Juga: Pemprov Jabar Gandeng Danone-Aqua Bangun Sumur Resapan Melalui Program Hansip-Cai
Dinas SDA sudah menggantinya agar bisa dilalui kendaraan dan tidak membahayakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir