Suara.com - Seekor buaya 'pemalu' yang tak berani muncul ke permukaan mati tenggelam di Liuzhou, Guangxi Zhuang, China Selatan.
Menyadur Global Times Selasa (7/12/2021), peternak menyebut buaya seberat 100 kg ini mudah ketakutan sehingga hampir tak pernah keluar dari air.
Meski begitu, ahli tak langsung setuju dengan pendapat peternak dan mencatat buaya yang tenggelam biasanya berkaitan dengan penyakit.
Menurut mereka, kasus buaya tenggelam di dasar air sangat jarang terjadi dan ini dikaitkan dengan penyakit yang mendasari, yang menyebabkan hewan tak bisa bernapas dengan benar.
Insiden itu diposting oleh seorang karyawan peternakan buaya di Liuzhou. Ia menyebutnya sebagai buaya pemalu dan berkata baru kali ini melihat buaya tenggelam.
"Itu adalah buaya pemalu, yang menyelam ke dalam air dan menolak untuk keluar karena ketakutan, yang akhirnya menyebabkan tragedi itu," jelas peternak itu.
Warganet yang melihat kejadian ini bertanya-tanya, mengapa hewan ini kehilangan kemampuannya untuk berenang, mengingat darat dan air adalah habitatnya.
Menjawab pertanyaan itu, ahli hewan menunjukkan buaya biasanya menyelam dan muncul ke permukaan untuk menghirup udara melalui paru-paru mereka.
Dengan demikian, kejadian tenggelam yang jarang terjadi dalam kasus ini kemungkinan disebabkan oleh penyakit yang membuat buaya tidak bisa bernapas dengan baik.
Baca Juga: Selamat Dari Serangan Buaya saat Arung Jeram, Remaja Ini Lega Tak Kehilangan Kakinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul