Suara.com - Kawasan Kentucky di Amerika Serikat luluh lantak diterjang angin tornado pada Jumat (10/12/2021) waktu setempat. Rumah-rumah warga hancur, bangunan tinggi ambruk rata dengan tanah.
Melansir AFP, Senin (13/12/2021), sejumlah foto-foto penampakan pasca-angin tornado memperlihatkan bagaimana ganasnya bencana angin tersebut.
Sebuah pabrik lilin di Mayfield, Kenctucky rata dengan tanah tak terlihat lagi bagaimana aslinya bangunan pabrik tersebut. Bahkan mobil-mobil hancur menyatu bertumpukan bersama dengan puing-puing bangunan lainnya.
Di foto lain, beberapa warga tampak berusaha menyingkirkan sebuah pohon yang ambruk menimpa rumah.
Pohon pohon bertumbangan, sementara jalanan dipenuhi berbagai benda, memperlihatkan bagaimana ganasnya angin tornado menyapu kawasan tersebut.
Korban Tewas Diperkirakan Mencapai Seratusan
Sementara itu, korban tewas akibat tornado di Amerika Serikat itu diperkirakan mencapai seratusan. Media-media belum bisa memastikan korban tewas secara pasti, sebab beberapa orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.
Melansir laman VOA, hingga Sabtu malam, sedikitnya 36 orang dipastikan tewas di lima negara bagian yakni 22 di Kentucky, enam di Illinois di sebuah fasilitas Amazon, empat di Tennessee, dua di Arkansas dan dua Missouri.
Gubernur Kentucky Andy Beshear pada Sabtu (11/12) pagi mengatakan sedikitnya 70 orang kemungkinan tewas di negara bagiannya, termasuk di sebuah pabrik lilin di Kota Mayfield. Sekitar 110 orang sedang bekerja di pabrik lilin itu saat kejadian. Ia memperkirakan angka korban akan bertambah.
Baca Juga: Amerika Dihantam Tornado, Ratusan Orang Tewas
"Ini adalah salah satu bencana tornado paling buruk dalam sejarah Kentucky," kata Beshear dalam konferensi pers.
Empat tornado menghancurkan sedikitnya 10 county (wilayah setingkat kabupaten) di Kentucky. Beshear mengatakan salah satu tornado melintasi wilayah sepanjang 322 kilometer di negara bagian itu.
Deklarasi Keadaan Darurat
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden berbicara kepada para gubernur dari lima negara bagian yang dilanda tornado, yaitu Arkansas, Illinois, Kentucky, Missouri, dan Tennessee. Dan ia menyetujui deklarasi keadaan darurat untuk Kentucky, sehingga memungkinkan pengucuran dana federal untuk negara bagian itu.
Biden pada Sabtu (11/12) mencuit bahwa ia telah mendengar pengarahan mengenai situasi itu dan mengatakan pemerintahannya "bekerja dengan para Gubernur untuk menjamin agar mereka memiliki apa yang diperlukan sementara upaya pencarian para korban dan peninjauan kerusakan terus dilakukan."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam
-
Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik
-
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB
-
Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas