Suara.com - Puluhan orang dikhawatirkan tewas setelah serangkaian tornado menghantam beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS) pada Jumat (10/12/2021) waktu setempat, menyebabkan kerusakan yang luas. Para pejabat memperkirakan korban tewas akan bertambah.
Dilansir dari VOA, Minggu (12/12/2021), Presiden AS Joe Biden berbicara kepada para gubernur dari lima negara bagian yang dilanda tornado, yaitu Arkansas, Illinois, Kentucky, Missouri, dan Tennessee. Dan ia menyetujui deklarasi keadaan darurat untuk Kentucky, sehingga memungkinkan pengucuran dana federal untuk negara bagian itu.
Biden pada Sabtu (11/12) mencuit bahwa ia telah mendengar pengarahan mengenai situasi itu dan mengatakan pemerintahannya "bekerja dengan para Gubernur untuk menjamin agar mereka memiliki apa yang diperlukan sementara upaya pencarian para korban dan peninjauan kerusakan terus dilakukan."
Hingga Sabtu (11/12) malam, sedikitnya 36 orang dipastikan tewas di lima negara bagian, yaitu 22 di Kentucky, enam di Illinois di sebuah fasilitas Amazon, empat di Tennessee, dua di Arkansas dan dua Missouri.
Gubernur Kentucky Andy Beshear pada Sabtu (11/12) pagi mengatakan sedikitnya 70 orang kemungkinan tewas di negara bagiannya, termasuk di sebuah pabrik lilin di Kota Mayfield. Sekitar 110 orang sedang bekerja di pabrik lilin itu saat kejadian. Ia memperkirakan angka korban akan bertambah.
"Ini adalah salah satu bencana tornado paling buruk dalam sejarah Kentucky," kata Beshear dalam konferensi pers.
Empat tornado menghancurkan sedikitnya 10 county (wilayah setingkat kabupaten) di Kentucky. Beshear mengatakan salah satu tornado melintasi wilayah sepanjang 322 kilometer di negara bagian itu. (Sumber: VOA Indonesia)
Berita Terkait
-
Dijual per Butir, Harga Rambutan Kering di Amerika Serikat Bikin Melongo
-
Awas! Inflasi Tinggi di Amerika Serikat akan Berdampak ke Perekonomian Indonesia
-
Enggak Kapok, Perempuan Ini Kembali Ditangkap setelah 120 Kali Ditahan karena Mengutil
-
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022: China Kecam Boikot Diplomatik AS
-
Heboh Danau Beku di Colorado Keluarkan Suara Aneh, Disebut Ada Pangkalan Alien
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT