Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut berkomentar dalam sebuah unggahan foto di akun Instagram milik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Diketahui bahwa Ganjar Pranowo mengunggah sebuah foto saat dirinya berdiri di bawah payung berwarna merah saat hujan lebat.
Momen tersebut diduga terjadi saat ia mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke beberapa wilayah di Jawa Tengah.
Ganjar Pranowo tampak menulis keterangan dalam unggahan tersebut yang isinya berupa ajakan pada warganet untuk membuatkan caption.
Ia pun menjanjikan hadiah bagi warganet yang berhasil membuat kata-kata paling bagus.
"Bikinin caption dong, 5 terbaik nanti saya kasih kaos," tulis Ganjar Pranowo dalam unggahan di akun Instagramnya, dikutip Suara.com, Rabu (15/12/2021).
Menanggapi tantangan dari Ganjar, Ridwan Kamil lantas menuliskan sebuah caption yang cukup menggelitik. Pasalnya ia menyinggung 'payung merah' yang kemudian membuat para warganet mengaitkannya dengan pilpres nanti.
"Dari saya yang selalu setia dibawah payung Merah," *kaos mohon dikirim ke jln Otista no 1 Bandung." tulis Ridwan Kamil dalam kolom komentar.
Melihat caption dari Ridwan Kamil tersebut, para warganet lantas menuliskan komentar. Beberapa dari mereka mengaitkan dengan pilpres 2024.
Baca Juga: Jika Pilpres Digelar Hari Ini: Prabowo, Ganjar dan Anies Baswedan Bersaing Ketat
"Penuh arti yang sangat mendalam," komentar salah seorang warganet.
"Duet maut 2024 nih," ujar warganet lain.
"Merahnya banteng pak Gub Jabar," tulis salah satu warganet.
"Kalau para elite enggak punya kepentingan terus adakan gabungan panjenengan dan Pak Ganjar. Jelas menang telak pak. RI sangat juara 10 tahun 2024-2034 berpasangan pasti maju negara ini.. seterusnya lanjutkan anda jadi RI 1," sahut warganet lain.
Berita Terkait
-
Dinilai Religius, Ijtima Ulama dan PII Jabar Deklarasikan Sandiaga Uno Capres 2024
-
Bongkar Peluang Anies Baswedan di Pilpres 2024, Pengamat Sebut Harus Kerja Keras
-
PKB Usul Presidential Threshold Diturunkan Jadi 5-10 Persen
-
Istri Ridwan Kamil Ingin Herry Wirawan Dihukum Mati: Itu Harga Mati Buat Kita
-
Jika Pilpres Digelar Hari Ini: Prabowo, Ganjar dan Anies Baswedan Bersaing Ketat
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
-
KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas