Suara.com - AS memasukkan delapan perusahaan teknologi asal China ke dalam daftar hitam atau blacklist karena melacak kelompok minoritas di negara Tirai Bambu itu.
"Delapan perusahaan ini secara aktif mendukung pengawasan biometrik dan pelacakan etnis dan agama minoritas di China, khususnya minoritas Uyghur yang mayoritas Muslim di Xinjiang," kata Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya pada Kamis pekan ini.
Menyadur laman Anadolu, Minggu (19/12/2021), dengan kebijakan ini, warga AS akan dilarang membeli atau menjual data keamanan publik tertentu yang terkait dengan perusahaan asal China itu.
Perusahaan China itu termasuk Cloudwalk Technology Co., Ltd.; Dawning Information Industry Co., Ltd.; Perusahaan Teknologi Leon Terbatas; Megvii Teknologi Terbatas; Netposa Technologies Terbatas; SZ DJI Technology Co., Ltd.; Xiamen Meiya Pico Information Co., Ltd. dan Yitu Limited.
“Regulasi ini menekankan bagaimana perusahaan swasta di sektor teknologi pertahanan dan pengawasan China secara aktif bekerja sama dengan upaya pemerintah untuk menekan anggota kelompok etnis dan agama minoritas,” kata Brian E. Nelson, Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Berita Terkait
-
Sinopsis Drama China The Day of Becoming You: Megabintang Bertukar Jiwa dengan Reporter
-
Kasus Omicron di Indonesia Bertambah, 2 Orang Positif Baru Pulang dari Negara Ini
-
4 Fakta Menarik Butte Montana, Bukit Terkaya dengan Hasil Tambang Melimpah di Bumi
-
Mengapa AS Ikut Terlibat dalam Konflik Laut China Selatan? Ini Analisa Eks KSAU
-
AS Diterjang Angin Tornado Dahsyat, Sedikitnya 70 Nyawa Melayang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata
-
PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal