Suara.com - Sedikitnya 70 orang tewas akibat bencana angin tornado yang menyerang sejumlah negara bagian di Amerika Serikat pada Sabtu (11/12/2021).
Menyadur Sky News Kamis (16/12/2021), Joe Biden bahkan mengatakan jika tornado itu merupakan salah satu yang paling besar dalam sejarah AS.
Berbicara kepada orang Amerika di konferensi pers Gedung Putih pada hari Sabtu (11/12/2021), Biden berjanji akan menyediakan semua yang dibutuhkan para korban.
"Saya berjanji, apa pun yang dibutuhkan, pemerintah federal akan menyediakannya," jelas Joe Biden saat konferensi pers.
Joe Biden juga mengungkapkan jika dirinya sangat terpukul melihat para korban tewas akibat bencana angin tornado.
"Ini adalah Amerika Serikat, warga kami sangat terluka, sangat terluka dan mereka ketakutan setengah mati sekarang," jelas Biden.
"Kami harus terus melakukannya, kami harus tetap fokus, ini akan menjadi fokus perhatian saya sampai kami menyelesaikannya," sambungnya.
Sebelumnya, Gubernur Kentucky Andy Beshear mengatakan jika bencana itu adalah sistem tornado paling mematikan yang pernah melintasi Kentucky.
"Pagi ini sekitar pukul 05.00 pagi kami cukup yakin bahwa kami akan kehilangan lebih dari 50 warga Kentucky," jelas Andy.
Baca Juga: Gurita Asal Sulawesi Selatan Diekspor ke Amerika Serikat
"Saya saat ini yakin bahwa jumlah itu ada di utara 70, dan sebenarnya mungkin melebihi 100 sebelum pencarian selesai," sambungnya.
Andy mengatakan empat tornado telah melanda negara bagiannya, dan salah satu yang paling besar menjangkau lebih dari 227 mil (365km).
Dia mengatakan komunitas Mayfield telah hancur, dengan runtuhnya atap di sebuah pabrik lilin yang mengakibatkan korban massal.
"Hampir 60.000 orang tanpa listrik," tambahnya. Andy juga telah menyatakan keadaan darurat di negara bagian Kentucky.
"Ini adalah salah satu malam terberat dalam sejarah Kentucky," katanya.
Korban tewas juga diperkirakan ada di negara bagian lain, termasuk enam kematian di gudang Amazon karena tertimpa atap yang runtuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional