Suara.com - Tidak semua orang kaya menyukai hidup yang bermewah-mewahan. Seperti yang dijalani oleh seorang kakek berikut ini.
Dalam video yang diunggah oleh Channel Youtube Alman Maulana, seorang kakek tua tinggal sendiri di rumah mirip gubuk.
"Kakek ini memilih hidup sederhana di tengah sawah, bukan berarti enggak punya uang untuk membangun rumah, tapi bapak ini memang lebih memilih hidup sederhana," ujar Alman Mulyana pada videonya.
"Bisa dilihat ya, sawahnya luas sejauh mata memandang sampai ke jurang sana," imbhnya.
Pada video tersebut, Alman merekam rumah gubuk yang dubangun dengan kayu dan anyaman bambu.
Rumah kecil itu terlihat sederhana di mana di dalamnya terdapat tempat tidur kayi beralaskan karpet dan peralatan masak.
Saat ditanyai oleh Alman, kakek yang usianya hampir menginjak 90 tahun itu menyatakan bahwa sebenarnya tanah di wilayahnya tak murah.
Berkisar Rp 5 juta rupiah setiap 4 meter kubik. Sementara tanah kakek tersebut bisa berhektar-hektar.
"Ini bapak ini kalau tanahnya dijual uangnya udah milyaran ya guys, tapi tetap hidup sederhana," tambah Alman.
Baca Juga: Viral Rombongan Pemuda Nonton Spiderman No Way Home, Anti Mainstream Pakai Gamis
Saat ditanyai kenapa masih mempertahankan sawahnya yang sangat luas tersebut, kakek tersebut menjawab bahwa ia tak mau merepotkan anak di masa depan.
"Kalau sawah saya jual dan umur saya panjang, nanti saya merepotkan anak [karena tak memiliki penghasilan sendiri]," ujak kakek tersebut dengan bahasa Sunda.
Kakek tersebut menyatakan bahwa ia telah ditinggal istrinya 3 tahun silam.
"Istri sudah 3 tahunan meninggal," imbuhnya.
Meski gubuk kecil, listrik masih bisa menyambung dari musala. Kakek tersebut juga kalau masak masih menggunkan tungku tradisional, bukan kompor.
Selain itu kakek yang tak disebutkan namanya itu juga menyatakan bahwa ia biasa mandi sungai terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh