Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem selama libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Seluruh pihak terkait juga diminta untuk memperhatikan kondisi infrastruktur jalan hingga jembatan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
Hal ini disampaikan oleh Firman saat meninjau Terminal Purabaya, Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (26/12/2021) kemarin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.
"Sekarang juga faktor cuaca harus kita perhitungkan. Kita tidak berharap ada peristiwa peristiwa yang kemudian nanti berdampak kepada terhambat perjalanan masyarakat selama nataru ini," kata Firman.
Lebih dari itu, Firman juga mengimbau masyarakat untuk melakukan persiapan matang apabila ingin melaksanakan perjalanan selama libur Nataru. Dia juga mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
"Saya sekali lagi ingatkan tetap menjaga prokes, jangan sampai terlalu lengah membuka masker, sehingga mencegah resiko terpapar COVID-19 saat bertemu banyak orang di tempat itu," katanya.
Berkaitan dengan itu, Firman menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang memilih untuk tetap berada di rumah selama libur Nataru.
"Saya mendoakan dengan seluruh jajaran semoga nanti selesai bisa semua kembali ke wilayah masing-masing dengan sehat dan selamat. Sehingga 2022 kita hadapi dengan optimisme pembangunan yang lebih baik," katanya.
Baca Juga: Catat! Ini Tujuh Pospam Polres Cilegon Saat Nataru, Siap-siap Ditindak Jika Melanggar Ini
Berita Terkait
-
Pengelola Tebing Breksi Sebut Ada 100 Persen Pengunjung di Libur Nataru Tahun Ini
-
Berlibur di Momen Natal, Warga Sumsel Pilih Berwisata ke Pantai di Lampung
-
Libur Natal, Pantai di Lampung Dipadati Pengunjung
-
Penuhi Kebutuhan BBM dan LPG, Kilang Pertamina Plaju Operasional saat Libur Nataru
-
Objek Wisata Malino Tetap Buka Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih