Suara.com - Beberapa hari belakangan media sosial Twitter muncul tagar yang menggambarkan keresahan warganet terhadap klitih. Apa itu klitih?
Awalnya istilah ini populer sejak Twitter dibanjiri dengan tagar #YogyaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlitih. Tagar itu dibarengi dengan foto-foto yang menunjukkan sekelompok anak muda yang membawa senjata tajam. Lantas, apa itu klitih?
Para pelaku klitih menguntit para pengendara motor di jalan-jalan Yogyakarta kemudian mengarahkan senjata tajamnya hingga melukai para pemotor.
Setelah itu, para pelaku klitih lari begitu saja. Aksi ini makin meresahkan karena para korban banyak membagikan gambar yang menunjukkan sobekan baju atau luka yang ditimbulkan akibat aksi klitih. Aksi klitih juga biasa terjadi di malam hari.
Berikut Suara.com merangkum penjelasan mengenai apa itu klitih.
Sebenarnya apa itu klitih? Ternyata sejak marak aksi kriminalitas, klitih mengalami pergeseran makna.
Dilansir dari beragam sumber, klitih sebenarnya berasal dari kata klitah-klitih yang artinya jalan bolak-balik yang menunjukkan kebingungan.
Klitih juga bisa berarti berjalan mondar-mandir. Makna ini sama sekali tak berhubungan dengan aksi kriminalitas. Sebaliknya, kata klitih malah berarti aktivitas yang baik.
Klitih pertama kali muncul dengan konotasi pemaknaan yang negatif sekitar 1990-an. Saat itu, aksi kriminalitas dan perkelahian banyak melibatkan pelajar di Kota Gudeg.
Baca Juga: Kustini: Klitih Bukan Anak Nakal, tapi Kreativitas yang Harus Diarahkan
Namun, belum diketahui secara pasti apa motif di balik aksi klitih ini. Jika ditilik lebih lanjut kita perlu mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendorong tindak kriminalitas di jalanan.
Beberapa hal yang perlu diidentifikasi adalah alasan mengapa pelaku melakukan aksi klitih, apakah ada kelompok-kelompok tertentu yang mengakomodasi aksi klitih, dan lingkungan seperti apa yang melanggengkan aksi kriminalitas seperti klitih terus-terusan terjadi.
Apalagi pelaku klitih adalah anak-anak remaja yang secara usia berada dalam kategori anak di bawah umur yang melakukan tindak kriminalitas.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan kepada aparat kepolisian jika menjadi korban klitih. Di samping itu ada lembaga sekolah yang bertugas melakukan edukasi mengenai aksi kriminalitas klitih yang dilakukan para remaja.
Pihak kepolisian juga secara aktif melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah terkait aksi kriminalitas klitih yang meresahkan masyarakat.
Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu klitih. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kustini: Klitih Bukan Anak Nakal, tapi Kreativitas yang Harus Diarahkan
-
Suarakan #SriSultanYogyaDaruratKlitih, Viral Meme Zirah buat Baju Sehari-hari Warga Jogja
-
Marak Dugaan Klitih di Jogja, 4 Orang Berboncengan Bawa Sajam Takuti Warga di XT Square
-
#YogyaTidakAman sempat Ramai di Twitter, Wali Kota Jogja Minta Aparat Lebih Tegas
-
Tagar Yogya Tidak Aman Ramai Gegara Klitih, Krisnadi: Solusinya Larang Anak Kendarai Motor
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri