Suara.com - Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad merespons ramainya fenomena Spirit Doll atau boneka arwah yang dijadikan anak oleh sejumlah selebritas.
Dadang menuturkan, di dalam Islam, arwah manusia ada di alam barzah, bukan di boneka.
"Arwah manusia di simpan Allah di alam barzah tidak berkeliaran apalagi masuk ke boneka," ujar Dadang kepada Suara.com, Rabu (5/1/2022).
Dadang pun mempersilahkan siapapun untuk memiliki boneka untuk mainan. Namun bukan mengangkat boneka sebagai anak. Menurutnya di dalam Islam, tidak diperbolehkan mengangkat boneka sebagai anak.
"Mempunyai boneka untuk mainan anak anak ya boleh, tapi boneka diangkat anak tidak boleh," kata dia.
Ia pun menyarankan agar lebih baik mengangkat anak yang perlu ditolong, bukanlah boneka.
"Angkatlah anak manusia yang perlu ditolong. Gunakan rizki untuk kebaikan," tutur Dadang.
Tak hanya itu, Dadang berpesan agar segala sesuatu disandarkan kepada Allah SWT dan tidak boleh menyembah selain Allah SWT.
"Kalau orang Islam harus bertauhid kepada Allah menyembah dan meminta kepada Allah," katanya.
Baca Juga: Respons Psikolog Lita Gading Soal Boneka Arwah, Beri Pesan Ini ke Ivan Gunawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar