Suara.com - Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni menjawab kritikan yang disampaikan Ketua Umum PSI Giring Ganesha saat melakukan sidak ke lokasi sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Sahroni mengucapkan rasa terima kasih atas kritikan tersebut.
Sahroni menganggap kritikan Giring merupakan masukan dan motivasi agar panitia terus bekerja demi memastikan kelancaran Formula E ke depan.
"Yang kemarin video beliau (Giring) di sirkuit itu tentunya menjadi pelecut semangat buat saya agar memastikan bahwa infrastruktur sirkuit nantinya benar-benar bagus, sesuai standar, dan pembangunannya berjalan lancar,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).
Sahroni lantas menyoroti salah satu poin kritik yang disampaikan Giring terkait transparansi anggaran dalam gelaran Formula E. Sahroni mengatakan, bahwa panitia akan transparan terkait proses penyelenggaraan Formula E.
“Soal transparansi juga jadi poin utama saya, karena itu termasuk ke poin yang dikritik Giring bersama PSI maupun masyarakat. Saya akan pastikan bahwa untuk Formula E ini transparansinya terjaga dan akan selalu kita kedepankan. Mulai dari transparansi proses pengerjaan, hingga transparansi menyangkut anggaran dan lain sebagainya,” tutur Sahroni.
Sahroni kembali menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritikan dari Giring. Ia menegaskan tidak peduli apakah ada niat politik tertentu dari Giring atau tidak dalam kritiknya terkait Formula E.
“Saya berterima kasih pada Giring atas berbagai masukannya. Saya juga enggak peduli kalau kritikan itu ada niat politik, maksud politik atau apapun itu. Atau mungkin Giring punya sentimen khusus pada seseorang, saya tidak peduli," tutur Sahroni.
"Yang saya ambil hanya kritikan-kritikan membangun saja, dan saya berharap kritikan-kritikan ini terus dilancarkan oleh Giring dan teman teman semua. Sekali lagi, terima kasih Giring Ganesha,” tandas Sahroni.
Baca Juga: Ketum PSI Kejeblos Saat Cek Sirkuit Formula E, Gerindra: Giring Kerjaannya Bikin Konten
Berita Terkait
-
Tak Cuma Ahmad Sahroni, Nasdem Punya Dua Kandidat Lain Cagub Pengganti Anies
-
Ketum PSI Kejeblos Saat Cek Sirkuit Formula E, Gerindra: Giring Kerjaannya Bikin Konten
-
Banyak Jalan Rusak di Jakarta, Anggota DPRD: Anies Jangan Hanya Fokus Formula E dan JIS
-
7 Artis Jadi Politisi yang Tuai Kontroversi: Giring hingga Narji
-
Banyak Jalan Rusak, Kenneth DPRD DKI: Anies Jangan Hanya Fokus Formula E dan JIS Saja
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar