News / metropolitan
Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Penampakan gedung SMP Negeri 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur. PTM di sekolah itu ditiadakan karena satu siswa positif Covid-19. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Satu siswa di SMP Negeri 252 Pondok Kelapa, Jakarta Timur terkonfirmasi positif Covid-19. Guna mengantipasi penularan virus Covid-19, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di sekolah itu ditiadakan selama lima hari. 

"Sesuai dengan regulasi SKB 4 Menteri dan juga dari keputusan kepala dinas yang menyatakan bahwa kalau ada satu siswa yang terpapar, baik di klaster rumah atau klaster sekolah, (PTM) itu dihentikan untuk sementara, sesuai regulasi yaitu lima hari," kata Kepala SMPN 252 Jakarta, Misto kepada wartawan di lokasi, Kamis (13/1/2022). 

Dia menjelaskan, PTM ditiadakan terhitung mulai hari ini, Kamis (13/1/2022) hingga Selasa (18/1/2022). Untuk selanjutnya proses belajar kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring. 

Penampakan gedung SMP Negeri 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur. PTM di sekolah itu ditiadakan karena satu siswa positif Covid-19. (Suara.com/Yaumal)

Di samping itu, kata Misto, pihaknya langsung melakukan tracing bersama Puskesmas setempat, berupa tes usap PCR kepada sejumlah siswa atau guru  yang diduga berinteraksi dengan murid yang positif Covid-19. 

Baca Juga: 35 Orang Dites Setelah 1 Siswa Diduga Positif Omicron, Kepsek SMAN 71: Alhamdullilah Hasilnya Negatif

Kemudian proses sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan juga dilakukan di seluruh kawasan sekolah. 

Misto mengatakan siswanya yang positif Covid-19 tertular dari klaster keluarga.Kekinian siswanya tersebut menjalani isolasi Rumah Sakit Omni Pekayon Bekasi. 

"Yang terpapar (Covid-19) itu klaster dari rumah dan rumahnya ini kebetulan mereka  tinggalnya bukan di DKI Jakarta tapi di Bekasi," kata dia. 

Sebelumnya, SMA Negeri 71 Jakarta, Duren Sawit, Jakarta Timur meniadakan pelaksaaan PTM  100 persen setelah salah satu siswanya terpapar Covid-19 varian Omicron. Kabarnya, siswa yang merupakan warga Kelurahan Cipinang Cempedak itu dalam kondisi baik. 

Siswa itu dinyatakan positif Omicron bersama ibunya pada Jumat (7/11/2022) lalu, setelah menjalani tes usap PCR pada Selasa (4/11/2022).

Baca Juga: PTM 100 Persen Jalan Terus, Wagub DKI: Masak Ada 1-2 Kasus Covid-19, Ribuan Sekolah Ditutup

Lurah Cipinang Cempedak, Abdul Muin, mengatakan kedua warganya itu menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Mereka juga disebut tidak mengalami gejala yang berat.

"Dari hasil pemantauan, Alhamdulillah kondisinya baik. Tidak ada yang berat, jadi untuk sampai saat ini mereka menjalani protokol kesehatan dengan ketat tidak kemana-mana dan tidak keluar rumah" kata Muin saat dihubungi Suara.com, Selasa (11/1/2022)

Komentar