Suara.com - Presiden Joko Widodo menjajal jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid menuju Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (13/1/2022).
Pada kesempatan tersebut, Jokowi menunggangi motor ubah suaian miliknya yang berwarna kombinasi hijau metalik-hitam, dengan sedikit aksen perak. Motor berjenis Kawasaki W175 tersebut memiliki kapasitas mesin 174 cc.
Sepanjang perjalanan, Jokowi meninjau pembenahan jalan dan penataan sejumlah fasilitas antara lain di Bundaran Bypass, Bukit Jokowi, hingga Bundaran Sunggung. Presiden mengatakan bahwa dalam waktu sepekan, sepanjang jalan bypass dari bandara menuju Sirkuit Mandalika sudah dipercantik dalam rangka menyambut gelaran MotoGP.
"Tadi mengecek infrastruktur utamanya jalan bypass dari airport menuju ke Mandalika terutama yang berkaitan dengan keindahan, dengan estetika, dengan landscape. Tadi juga sudah satu minggu ini dikerjakan dan kelihatan perubahannya," ujar Jokowi.
Kepala Negara pun berharap agar pembenahan dan penataan fasilitas dapat terselesaikan secepatnya. Sehingga kata dia, para tamu dan penonton dapat menikmati keindahan di sepanjang jalan ketika gelaran MotoGP berlangsung.
"Kita harapkan dari airport menuju ke Mandalika, ke sirkuit Mandalika itu betul-betul tamu diantarkan pada keindahan, pada estetika yang baik. Oleh sebab itu, ini harus disiapkan dan saya minta tadi dalam bulan Februari semuanya sudah bisa diselesaikan," tuturnya.
Penataan fasilitas-fasilitas tersebut meliputi antara lain penghijauan di median jalan melalui penanaman rumput dan pohon Bugenvil, Tabebuya, Ketapang Kencana, dan Pule.
Sementara itu, penghijauan di jalur lambat melalui penimbunan tanah, penanaman rumput dan pohon Trembesi, Angsana, Jati, dan Pule.
Baca Juga: Jokowi Pamer Jaket Tema G-20 Buatan Dalam Negeri, Warganet: Beli di Distro Mana, Pak?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!