Suara.com - Seorang pengemudi ojek online luka-luka ketika tawuran antar pelajar di Jalan Raya Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (14/1/2022), sore, dibubarkan.
Dalam video yang diunggah ke media sosial menunjukkan puluhan pengemudi ojek online dan warga membubarkan kerumunan pelajar.
Beberapa pelajar diamankan warga.
"Itu mau tawuran, tapi sempat dihadang warga, akhirnya kabur. Adalah tiga siswa yang diamanin di Polsek di-BAP. Tapi nggak ada korban," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilandak Inspektur Polisi Budi Bowo Leksono, Sabtu (15/1/2022).
Ketika dibubarkan, pelajar berlarian ke berbagai arah.
"Driver ojol ngindarin tawuran, ada pelaku tawuran naik motor kabur kesenggol jatuh. Jadi bukan korban bacok tawuran atau korban tawuran, laka (kecelakaan lalu lintas) itu," kata Budi.
Bulan pertama tahun 2022 sudah terjadi beberapa kali kasus tawuran di Jakarta dan sekitarnya.
Di antaranya, tawuran di Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengakibatkan seorang pelajar sekolah menengah pertama meninggal dunia karena dibacok..
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cengkareng Inspektur Polisi Satu Tri Bintang Baskoro mengatakan, "keterangan sementara mereka tidak ada keinginan untuk tawuran, mereka sekedar melintas, berboncengan bertiga naik dua motor. Begitu mereka di taman sudah ada kelompok lawanlah yang nyerang mereka."
Baca Juga: Tawuran Bikin Rumah Terbakar di Belawan, 3 Orang Ditangkap
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara