Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memuji penampilan grup band Nidji yang tampil di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (16/1/2022) malam. Ia mengaku terpukau dengan penampilan band pelantun lagu 'Laskar Pelangi' itu.
Hal ini dikatakan Anies melalui keterangan dalam unggahannya dinakun instagram @aniesbaswedan. Ia menyebut penampilan Nidji spektakuler saat menguji coba perangkat suara atau sound system di stadion kandang Persija Jakarta itu.
"Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam," ujar Anies, Senin (17/1/2022).
Mantan Mendikbud itu juga menyebut suara Nidji saat tampil begitu merdu. Dengan sound system berkelas dunia yang disediakan JIS, tidak ada suara yang sumbang saat band yang sudah ditinggalkan vokalisnya, Giring Ganesha itu bermain di JIS.
"Musiknya menggelegar, suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya," katanya.
Anies mengaku malam itu juga menengok JIS yang saat ini pengerjaannya sudah hampir rampung. Rencananya, bulan Februari stadion itu akan menggelar soft launching dan peresmiannya pada bulan Maret.
"Sambil inspeksi 93 persen ketuntasan pembangunan stadion," pungkasnya.
Giring Ganesha sendiri sekarang sudah beralih profesi menjadi Ketua Umum PSI. Belakangan juga ia kerap mengkritik berbagai program Anies seperti sumur resapan hingga Formula E.
Bahkan, Giring juga sudah pernah terang-terangan tidak ingin Anies maju di Pilpres 2024 sampai terpilih. Ia menyebut Anies sebagai sosok pembohong yang tidak layak jadi Presiden.
Baca Juga: Politisi PSI Lagi-Lagi Komentar Pedas soal Formula E, Minta Pelaksanaannya Tak Memalukan
Bahkan sindiran serupa juga pernah dikatakan Giring depan Presiden Joko Widodo saat peringatan ulang tahun PSI.
Berita Terkait
-
Politisi PSI Lagi-Lagi Komentar Pedas soal Formula E, Minta Pelaksanaannya Tak Memalukan
-
Pengamat Soroti Giring Serang Anies Bertubi-tubi: Dia Limbah Demokrasi, Tak Boleh Digubris
-
JPO di Jakarta Ramai Dikritik, Anies Beri Pembelaan: Orang Bisa Dapat Pengalaman Baru
-
Khawatir JIS Dirusak Pembenci Anies, Mustofa Minta Diawasi CCTV: Kita Sudah Hafal Mereka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas