Suara.com - Sebanyak dua Sekolah Dasar (SD) menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen karena guru positif COVID-19, di Tanjung Duren, Jakarta Barat.
"Ada dua yang ditutup. SD Tanjung Duren Selatan 01 dan 05, kalau gak salah," kata Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Jakarta Barat II Masduki saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/1/2022).
Masduki belum bisa memastikan sejak kapan sekolah tersebut ditutup. Namun demikian, dia memastikan sekolah yang kedapatan murid atau gurunya terpapar COVID-19 harus ditutup selama lima hari.
"Kalau ikuti SKB (surat keputusan bersama) empat menteri ya lima hari. Selama lima hari mereka PJJ, pembelajaran jarak jauh," kata Masduki.
Selama lima hari itu pula, sekolah akan disterilkan dengan disemprotkan disinfektan di setiap ruangan.
Proses pencarian (tracing) pun juga dilakukan guna memantau penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.
39 Sekolah Ditutup
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan total 39 sekolah di DKI Jakarta yang menggelar PTM kemudian ditutup sementara karena ada temuan kasus COVID-19.
"Data sampai hari ini memang ada peningkatan sekolah tutup, totalnya yang ditutup ada 39 sekolah namun sebagian sudah dibuka kembali," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (18/1) malam.
Baca Juga: PBB Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Seluruh Populasi di Bumi Jadi Kunci Agar Pandemi Berakhir
Dari jumlah sekolah tersebut, Riza menyebutkan, peserta didik yang terpapar COVID-19 ada 62 orang, dua orang pendidik dan tiga tenaga kependidikan.
Kebanyakan, lanjut Riza, penyebabnya untuk sementara adalah berasal dari luar sekolah. "Entah dari perjalanan ataupun dari rumah, yang terlihat dari rata-rata tingkat keterpaparan per sekolah antara satu atau dua kasus," katanya.
Menurut Riza, hanya satu sekolah yang tingkat keterpaparannya mencapai sembilan kasus, yakni SMKN 35 Jakarta.
Namun semuanya ditutup sementara lima hari karena persentasenya di bawah lima persen.
Riza menambahkan, 39 sekolah yang ditutup itu adalah sejak awal PTM pada 3 Januari 2022, namun sekitar sembilan sekolah sudah kembali dibuka.
"Dari data yang kami terima yang sudah dibuka (kembali) kurang lebih ada sembilan sekolah," katanya tanpa menjelaskan detail sekolah-sekolah yang telah kembali dibuka. (Antara)
Berita Terkait
-
PBB Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Seluruh Populasi di Bumi Jadi Kunci Agar Pandemi Berakhir
-
Pingsan hingga Pusing, Ini Gejala Awal Infeksi Virus Corona Covid-19!
-
Lima Tahun Lumpuh dan Tak Bisa Bicara Akibat Kecelakaan, Lelaki Ini Mendadak Sembuh Usai Vaksin Covid-19
-
Usai Pulang Dari Arab Saudi, Sejumlah Petugas Umrah RI Terpapar Covid-19
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita