Suara.com - Kasus Bribda Randy Bagus menuai perhatian publik di akhir tahun 2021 lalu. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aborsi yang melibatan mendiang NWR.
Belum lama ini, warganet menemukan hal janggal di akun Facebook Randy Bagus. Kejanggalan tersebut diunggah oleh akun Twitter @txtdariberseragam.
Pada cuitannya, akun tersebut menampilkan tangkapan layar profil Facebook Randy Bagus. Namun pada status di atas nama bertuliskan kata 'Mengenang'.
"Emang udah enggak ada?," tulis akun tersebuy
Kata mengenang tersebut biasanya disematkan pada pemilik akun Facebook yang dilaporkan telah meninggal dunia. Bahkan di bagian profil atas juga ada keterangan Facebook tentang pemilik akun.
"Kami harap orang yang mencintai Randy akan merasa nyaman saat mengunjungi profilnya untuk mengenang dan merayakan momen hidupnya," keterangan dari Facebook di profil Randy.
Padahal menurut berbagai sumber, Randy bagus masih hidup. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan hingga kini kasusnya masih ditangani oleh kepolisian.
Perubahan status jadi 'Mengenang' di akun Randy Bagus tersebut bukanlah disebabkan karena ia meninggal dunia.
Namun perubahan tersebut disinyalir karena direport oleh banyak orang agar statusnya diubah jadi 'Mengenang' layaknya orang meninggal.
Baca Juga: Penjual Burger Kebelet BAB, Aksi Pelanggan Ini Curi Perhatian Karena Rela Masak Pesanannya Sendiri
Cuitan mengenai Bripda Randy tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Masih hidup, itu direposr ramai-ramai dibikin akunnya mengenang," tulis warganet.
"Astaga masih hidup itu woy, enggak boleh kayak gitu," tambah warganet lain.
"Ya Allah kirain beneran udah enggak ada," tulis warganet di kolom komentar.
"Masih hidup, itu direport rame rame dibikin akunnya mengenang," tambah warganet lain.
"Anak Facebook emang kayak gitu biasanya, kalau ada yang tengil pasti akunnya direport sampai dianggap meninggal," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional