Suara.com - Seorang warga yang mengadakan syukuran karena baru saja membeli satu unit motor baru telah menjadi viral di media sosial. Tradisi syukuran itu mampu mencuri perhatian karena dinilai unik.
Momen syukuran motor baru itu terlihat dalam unggahan akun Instagram @fakta.indo, Rabu (26/1/2022).
"Tradisi syukuran motor baru, lindas telur dilanjut dengan sebar uang logam ke tetangga," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Seorang wanita dalam video tersebut membeli satu unit motor Scoopy berwarna merah. Jok motor itu tampak masih diplastik.
Ia memarkirkan motor barunya itu di depan rumah. Banyak tetangga yang sudah mengerumuninya untuk menantikan syukuran motor baru tersebut.
Mulai dari anak kecil hingga orang tua terlihat antusias menyaksikan tradisi tersebut.
Warga yang membeli motor baru itu melakukan tradisi melindas telur dengan ban motor baru miliknya.
Wanita dalam video tampak perlahan-lahan memajukan motor barunya ke arah telur yang sudah dikemas dalam plastik.
Ia lalu melindas telur sampai pecah. Usai melindas telur tersebut, seseorang dari arah rumah menyebar banyak uang logam ke arah para tetangga.
Baca Juga: Viral Pria Alami Kecelakaan Tunggal, Malah Diwawancara saat Terkapar di Aspal
Uang-uang logam itu diambil dari sebuah baskom lalu disebar dan terlihat menghujani para tetangga yang antusias menanti tradisi ini.
Uang logam itu disebar sampai habis. Para tetangga terlihat saling berebut mengambil uang logam yang terjatuh di tanah.
Para tetangga yang mengambil uang logam itu pun tampak sangat senang, tidak terkecuali dengan para anak kecil yang juga ikut dalam tradisi tersebut.
Melihat tradisi syukuran motor baru itu, warganet lantas menuliskan beragam komentar.
"Asik ya liat beginian. Beda kalo di kota ya you know lah," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Bersyukur banget punya tetangga kaya gitu, lah di kampung gue ada yang beli motor tetangga yang panas," ujar salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Viral Pria Alami Kecelakaan Tunggal, Malah Diwawancara saat Terkapar di Aspal
-
Ditanya Letak Kamar oleh Ganjar Pranowo, Jawaban Polos Kakek Ini Sukses Bikin Ngakak
-
Viral Kakek Potong Rambut Model French Crop, Warganet: Engkong Cari Cewek Pasti Dapet
-
Ketar-Ketir Diminta Sidang Seminar Dadakan saat Kondangan, Curhatannya Viral di TikTok
-
Viral Potret Bakso Berhadiah Uang Tunai, Wujudnya Bikin Warganet Penasaran untuk Mencoba
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?