Suara.com - Macet dan menuggu di lampu merah memang bisa menjadi saat yang membosankan. Namun pengendara satu ini bisa membunuh kepenatannya berkat dua orang pengendara motor.
Pada video yang diunggah oleh pemilik akun @inigebiloh, seorang pengendara mobil merekam keadaan jalan yang ramai.
Para pengendara berhenti di depan lampu lalu lintas yang tengah berwarna merah.
Di depan mobilnya, ada dua orang berboncengan di atas satu motor.
"Makasih ya mas udah hibur kita abis macet-macetan," ungkap akun tersebut.
Kedua pria memakai batik yang terekam tersebut sedang bercanda. Mereka melakukan suit di atas sepeda motor.
Tak sampai di situ, salah satu yang kalah dalam suit akan ditempeleng kepalanya. Hasilnya keduanya saling bergantian menempelang kepala temannya.
Video yang diunggah pada Kamis (27/1/2022) itu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Lucu banget tampol-tampolan," komentar warganet.
Baca Juga: Driver di Jogja Pamer Foto Kemaluan ke Pelanggan, Polisi: Agak Kurang Secara Mental
"Cari teman yang kayak gitu di mana sih," imbuh warganet lain.
"Itu lampu merah berapa menit sampai bisa geplak-geplakan," tulis warganet di kolom komentar.
"Gua pingin begitu, tapi temen gua pada malu njir," timpal lainnya.
"Jadi ingat dulu juga punya teman kayak gitu tahun 2019 tapi sayang tahun 2021 meninggal," imbuh warganet.
Tak hanya warganet, salah satu pria dalam video tersebut juga berkomentar.
"Hai mbak, sama-sama ya bahagia rasanya bisa bikin bahagia banyak orang, ini @tirex ini kawan saya yang di belkang," ungkap akun @xixi yang mengaku bahwa ia si pengendara motor tersebut.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 600 ribu kali di Tiktok.
Berita Terkait
-
Trenyuh, Tak Miliki Sosok Ayah, Balita Lambaikan Tangan ke Ayah Orang Lain, Sikap Pria ini Dipuji
-
The Best 5 Oto: Mazda CX-50 Beredar di Amerika, Apresiasi Bagi Pramudi TransJakarta, Carlos Ghosn Bicara Aliansinya
-
Ternyata Cuma Fitnah dan Manipulasi? Ibu Polisikan Anak Gegara Jual Kulkas Jadi Sorotan, Begini Kisahnya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!