Suara.com - Nama Eggi Sudjana baru-baru ini muncul dalam berbagai artikel berita media nasional. Siapa Eggi Sudjana sebenarnya?
Sebelumnya, Eggi Sudjana sempat membela Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan. Kekinian, Eggi Sudjana muncul dengan kontroversi lain. Publik pun penasaran siapa Eggi Sudjana yang viral memakai baret merah.
Dalam sebuah video di YouTube yang diunggah pada 12 Januari 2022, Eggi Sudjana terlihat mengenakan jaket loreng bertuliskan FKKBM (Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah) dan menggunakan topi baret merah.
"Lewat jantung, karena ini di Cijantung, inilah jantung Indonesia, siapa itu? FKKPBM, itulah jantung Indonesia, Pasukan Baret Merah, Allah Akbar," ujar Eggi di video tersebut.
Lalu apakah benar Eggi Sudjana adalah anggota pasukan Kopassus? Cek faktanya dalam rangkuman profil Eggi Sudjana yang disusun Suara.com berikut ini.
Profil Eggi Sudjana
Eggi Sudjana adalah pengacara yang lahir di Jakarta, 3 Desember 1959. Ia pun dikenal sebagai aktivis sejak mahasiswa.
Saat berkuliah, Eggi Sudjana pernah bergabung dengan Mahasiswa Himpunan Islam (HMI) MPO.
Riwayat Pendidikan Eggi Sudjana
Baca Juga: Eggi Sudjana Pakai Baret Merah, Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa Beri Peringatan Keras
Eggi Sudjana lulusan dari Universitas Jayabaya. Ia menempuh jurusan Hukum Tata Negara.
Maka tidak heran jika kekinian, Eggi menjadi pengacara dan malang melintang di dunia politik.
Selain itu, Eggi juga mengambil gelar magister dan doktor Lingkungan di IPB.
Jejak Karier Eggi Sudjana
Eggi Sudjana sempat mendirikan law firm Hamdan, Sudjana, Januardi and Partners namun kemudian bubar. Ia pun kembali membuat kantor pengacara bernama Eggi Sudjana & Partners.
Nama Eggi Sudjana sebagai pengacara banyak tersorot ketika membela pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Saat itu Habib Rizieq terlibat kasus chat porno.
Tag
Berita Terkait
-
Eggi Sudjana Pakai Baret Merah, Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa Beri Peringatan Keras
-
Dipanggil untuk Pemeriksaan Kasus Ujaran Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Mangkir Panggilan Polisi
-
Polri Layangkan Panggilan Kedua Ke Edy Mulyadi, Jika Mangkir Bakal Dijemput Paksa
-
Merasa Polri Tebang Pilih Soal Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan, Kubu Edy Mulyadi: Apa Karena Partai Penguasa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain