Suara.com - Sebanyak empat rumah terbakar di RT 03 RW 04 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/1/2022) sekitar pukul 04.50 WIB. Akibatnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Ketua RW 04, Yus mengatakan dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik dari salah satu rumah.
"Jadi awalnya itu dari penghuni ada percikan api dari kabel listrik," kata Yus saat ditemui wartawan di lokasi, Sabtu (29/1/2022).
Akibat korsleting listrik api menyambar bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan sudah rapuh. Kata Yus, saat dia mengecek lokasi api sudah membesar dan kepulan asap hitam membumbung tinggi di udara.
Dia mengungkapkan tiga orang meninggal dunia akibat kejadian ini. Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri, satu korban lainnya seorang perempuan.
Yus mengatakan saat ditemukan pasangan suami istri sudah dalam keadaan hangus terbakar. Sementara satu korban lainnya tertimpa atap bangunan yang runtuh.
Lanjutnya ketiga korban merupakan pendatang, bukan warga asli setempat. Sehari-hari mereka bekerja sebagai pemulung.
Rumah yang menjadi titik api dihuni sebanyak 17 orang yang seluruhnya merupakan pendatang dan bekerja sebagai pemulung. Sehingga total warga yang selamat sebanyak 14 orang, Kekinian mereka berada di tempat pengungsian.
Baca Juga: Tewaskan Tiga Orang, Kebakaran di Kebon Baru Diduga Karena Korsleting Listrik
Berita Terkait
-
Kebakaran di Kebon Baru Tewaskan 3 Orang, Api Berawal dari Lantai Dua Rumah Kontrakan Akibat Korsleting Listrik
-
Tewaskan Tiga Orang, Kebakaran di Kebon Baru Diduga Karena Korsleting Listrik
-
Kebakaran di Kebon Baru Tewaskan Tiga Orang, Damkar Kerahkan 14 Mobil Pemadam
-
38 Rumah Terbakar di Mangga Dua Diduga Gegara Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta
-
Pondok Pesantren Darunnajah di Padarincang Serang Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral