- Otoritas DIY fokus utama kenyamanan pemudik Idulfitri 2026 melalui perawatan intensif jalan nasional.
- Perbaikan meliputi *thin overlay* dan *zero pothole* berdasarkan pernyataan Kepala Satker PJN DIY, Jumat (13/3/2026).
- Empat posko disiapkan di DIY, termasuk Janti dan Jombor, dilengkapi peralatan darurat dan tim reaksi cepat.
Suara.com - Kenyamanan para pemudik yang akan melintasi wilayah Yogyakarta selama masa libur Idulfitri 2026 menjadi prioritas utama bagi otoritas pengelola jalan nasional.
Kementerian PU melalui Satker PJN DIY telah melakukan serangkaian perawatan intensif pada seluruh permukaan jalan nasional yang menjadi kewenangan mereka.
Program perbaikan jalan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan aspek keamanan para pengguna kendaraan selama menempuh perjalanan.
Tim teknis di lapangan bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menutup setiap kerusakan permukaan aspal yang ditemukan di jalur utama.
"Kami sudah melakukan berbagai penanganan. Ada thin overlay, yaitu pengupasan aspal menggunakan alat cold milling machine. Kemudian juga ada pengendalian tanaman sudah tuntas. Kami saat ini juga sudah zero pothole," ujar Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita di Posko Mudik Lebaran Kementerian PU kawasan Janti, Sleman, Jumat (13/3/2026).
Meskipun kondisi jalan diklaim sudah bebas lubang, petugas tetap menyiagakan tim reaksi cepat di sejumlah titik strategis.
Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi munculnya kerusakan jalan baru secara mendadak akibat faktor cuaca ekstrem.
Selain perbaikan aspal, peralatan berat untuk penanggulangan bencana juga telah disiapkan secara lengkap di berbagai posko mudik.
Petugas juga menjalin koordinasi erat dengan dinas terkait untuk menyediakan pompa air portabel guna menyedot genangan saat terjadi hujan lebat.
Baca Juga: Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
"Unit kami sangat lengkap untuk siaga," tegas Sita.
Seluruh persiapan teknis ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di wilayah DIY sendiri, terdapat empat posko yang disiapkan untuk jadi tempat transit sementara bagi para pemudik mengisi ulang tenaga.
Selain di Janti, titik posko lain berada di kawasan Simpang Jombor, di Wonosari (Jalan Pathuk-Gading) dan di Kulon Progo (Pantai Congot-Temon).
Berita Terkait
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Potret Malioboro Tampilkan Harmoni dan Toleransi, Antara Ramadan dan Imlek
-
Gerak Cepat BBPJN Pulihkan Jalur Vital Semarang-Jakarta Usai Diterjang Badai di Batang
-
Aplikasi Travoy untuk Apa? Rahasia Mudik Lebaran 2026 Bebas Macet dan Nyaman di Tol
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah