Suara.com - Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin sangat banggga dengan sejumlah baliho bergambar wajah eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang dipasang di sejumlah tempat di Madura, Jawa Timur.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Novel menyebut pemasangan baliho itu merupakan tanda kecintaan masyarakat Indonesia dengan Imam Besar yang kini sedang mendekam di penjara itu lantaran pemuka agama dari Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu disebutnya, selama ini selalu memperjuangan hak-hak masyarakat Indonesia.
"Karena IB HRS adalah pejuang yang benar-benar membela negara, agama juga rakyat Indonesia dari penistaan agama, penjajahan asing dan aseng, serta aliran sesat juga penyakit sepilis (sekularisme, pluralisme dan liberalisme)," kata Novel Rabu (2/2/2022).
Dia lantas menyindir Jenderal Dudung Abdurachman yang sempat mengerahkan pasukannya untuk menurunkan Baliho bergambar Rizieq Shihab di Jakarta beberapa waktu lalu.
"Sebenarnya kalau tidak dibendung atau dicopot oleh oknum yang menyimpang dari tupoksinya, maka baliho IB HRS sudah berada di mana saja," katanya.
Adapun pemasangan baliho bergambar wajah Rizieq Shihab di Madura itu sempat bikin geger masyarakat pengguna media sosial setelah baliho bertulisan "Usut Tuntas Tragedi KM 50, Pembantaian Syuhada 6 Laskar FPI" viral di media sosial.
Di mana sejumlah warga mengaku bakal menjaga baliho itu dari jangkauan aparat, mereka bahkan mengatakan bakal menjaga baliho itu sampai titik darah penghabisan.
Menurut Novel pemasangan baliho itu adalah gerakan spontanitas dari warga Madura, tidak ada tokoh tertentu yang mengorganisir kegiatan tersebut. Mereka kata Novel bahakan merogoh kocek sendiri untuk membuat dan memasang baliho-baliho berukuran jumbo itu.
"Itu inisiatif sendiri baik bentuk gambar maupun pemasangannya," tukasnya.
Baca Juga: Pemain Madura United Tak Cukup Bertanding karena Terpapar COVID-19, Laga Lawan Persipura Ditunda
Berita Terkait
-
Proses Hukum Edy Mulyadi Dinilai Cepat, Novel Bamukmin: Diduga Kepentingan Politik Oligarki
-
Termasuk Pemain Persib Bandung, 52 Pemain Liga 1 Positif COVID-19
-
Madura United Dihantam COVID-19, Pertandingan BRI Liga 1 Pekan 22 Lawan Persipura Ditunda
-
Madura United Kekurangan Pemain Akibat Covid-19, LIB Tunda Pertandingan Melawan Persipura
-
Pemain Madura United Tak Cukup Bertanding karena Terpapar COVID-19, Laga Lawan Persipura Ditunda
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi