Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan respons mengenai isu dirinya dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilpres 2024.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Anies mengaku sedang fokus menyelesaikan program-program di Jakarta.
Ia akan memikirkan tentang Pilpres 2024 apabila semua program telah selesai.
"Saat ini saya masih menuntaskan semua program di Jakarta, semua janji di Jakarta hingga tuntas," kata Anies, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Anies mengaku akan memikirkan hal tersebut apabila semua janji di Jakarta tuntas.
"Sesudah itu (program Jakarta) selesai, baru dipikirkan itu," ujarnya.
Lebih lanjut, Anies juga memberikan respons mengenai isu dirinya didukung oleh PPP.
"Kalau itu tanyanya ke PPP ya," jelasnya.
Dirinya membeberkan diundang dalam Muskerwil PP untuk menceritakan pengalaman di Jakarta dalam melakukan kegiatan pembangunan.
Baca Juga: PDIP Klaim Jokowi-Ahok Ikut Bangun JIS, Gerindra: Itu Produk Anies
"Jadi, saya paparkan beberapa hal terkait pembangunan ruang ketiga, pembangunan transportasi, pembangunan fasilitas-fasilitas umum, termasuk stadion yang bertujuan untuk memberikan perasaan kesetaraan," bebernya.
Anies mengatakan, pembangunan transportasi bertujuan untuk mengurangi biaya hidup dan agar biaya transportasi lebih murah yang pada akhirnya bisa memperkuat rasa persatuan di Jakarta.
"Saya garis bawahi bahwa persatuan itu harus dirawat, harus diperkuat dengan adanya kebijakan-kebijakan yang membuat perasaan kesetaraan yang menjadikan rasa keadilan," ungkapnya.
Menurutnya, persatuan akan sulit dipertahankan. Akan tetapi, kesetaraan akan bisa memperkuat persatuan.
"Itu yang coba kami bangun di Jakarta, tadi saya sampaikan, agar Muskerwil DIY bisa menggelontorkan ide-ide pembangunan yang bisa memperkuat persatuan, kami sudah coba laksanakan di Jakarta dan mudah mudahan menjadi inspirasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Klaim Keterisian Rumah Sakit Masih Kecil, BOR RS di DKI Terkini Capai 60 Persen
-
PKS Punya 'Jagoan' untuk Diusung di Pilpres 2024, Bukan Anies Baswedan
-
PDIP Klaim Jokowi-Ahok Ikut Bangun JIS, Gerindra: Itu Produk Anies
-
Reaksi Airin Namanya Masuk Bursa Cagub DKI, Anies Baswedan soal Tarik Rem Darurat
-
Jadi Polemik dan Warga Surati Anies Baswedan, Portal di Komplek Cibubur Indah 3 Akan Dibongkar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan