Suara.com - Mantan Laskar FPI berinisial AR, dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan kasus dugaan terorisme yang menjerat terdakwa Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (2/2/2022).
Dalam keterangannya AR mengungkapkan bahwa acara yang mereka gelar DAN dihadiri Munarman pada 24 dan 25 Januari 2015 di Makassar, telah dilaporkan ke Polrestabes Makassar.
Belakangan diketahui, acara tersebut diduga agenda baiat ISIS. Selain menggelar acara itu, mereka juga melakukan konvoi.
Aziz Yanuar, kuasa hukum Munarman mengungkapkan kesaksian AR menjadi poin penting bagi kliennya.
"Dan yang barusan juga terungkap, ternyata yang bersangkutan saksi tadi (AR) pernah melaporkan ke pihak Polrestabes dan Polda terkait dengan acara 24 -25 itu. Jadi waktu itu dilaporkan," kata Aziz saat jeda persidangan.
Menurutnya hal tersebut nyatanya tidak mendapat larangan dari kepolisian.
"Tadi saya bertanya ada keberatan enggak dari pihak kepolisian, protes, komplen, enggak ada. Ada penangkapan enggak terhadap Anda yang hadir di situ, enggak ada," ujar Munarman.
Karenanya Aziz menilai hal tersebut menjadi sebuah temuan baru terkait kasus yang menjerat Munarman.
"Itu fakta penting. Artinya sekian lama gitu loh, ada apa? Ini menjadi pertanyaan kami semua," ujarnya.
Baca Juga: Sebut Arahkan Saksi Buat Kesimpulan, Kuasa Hukum Munarman Keberatan dengan Pertanyaan JPU
Adanya pelaporan ke kepolisian berawal saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertanya apakah acara yang mereka gelar dilaporkan ke polisi.
"Saudara tadi menjelaskan ketika ditanya bahwa saudara melapor ke Polrestabes soal kegiatan tanggal 24 dan 25?" tanya Jaksa.
"Betul Pak Jaksa," jawab AR.
Aziz mengungkapkan kalau AR sempat melapor ke polisi untuk menjelaskan acara yang mereka gelar.
"Kebetulan di Polrestabes Makassar ini ada pertemuan dengan pihak intelkam Polda dengan Polres. Jadi saya langsung mengarah ke Polrestabes Makassar untuk menjelaskan isi dari acara tersebut," ujar AR.
Kepada polisi dia mengungkapkan, bahwa acara itu untuk mendukung program pemerintah Makassar, di antaranya menutup tempat prostitusi.
Berita Terkait
-
Tujuh Narapidana Teroris Dilimpahkan ke Kanwil Jawa Timur dari Rutan Bogor
-
Sebut Arahkan Saksi Buat Kesimpulan, Kuasa Hukum Munarman Keberatan dengan Pertanyaan JPU
-
Eks Anggota FPI Blak-blakan di Sidang: Keluarga Idolakan Munarman hingga Termotivasi Hijrah ke Suriah
-
Curhat di Sidang, Terduga Teroris Ngaku Gencar Berlatih Menembak Setelah Dengar Ceramah Munarman
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI
-
Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?