Suara.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan menanggapi kabar terbaru terkait Formula E.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, menurutnya Formula E batal digelar.
Menurut dia, polemik Formula E yang masih dalam proses hukum di KPK membuat pagelaran tersebut bisa batal.
August Hamonangan juga memberikan saran agar Formula E dibatalkan saja.
"Saya pikir batalkan saja Formula E karena proses hukum di KPK masih berjalan. Saya heran mengapa masih ngotot digelar," kata August, dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Sabtu (5/2/2022).
Lebih lanjut, ia menjelaskan proses hukum KPK harus dipercepat.
Dia mengatakan, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta bisa menjadi rujukan terkait pengungkapan kasus tersebut.
"Selama ini data temuan BPK DKI tidak digunakan, padahal sudah jelas ada penyelewengan anggaran. Jadi saya harap KPK lebih gesit menunjuk tersangka korupsi Formula E," bebernya.
Meski demikian, August mengaku menghormati jalannya proses hukum terkait dugaan kasus korupsi Formula E.
Oleh sebab itu, ia berharap agar Formula E dibatalkan.
August juga mengkhawatirkan Anies Baswedan apabila Formula E tetap digelar.
"Mungkin ini bisa menjadi alasan Pak Anies untuk membatalkan Formula E. Jika sudah ada tersangka, saya pikir malah akan membahayakan Anies Baswedan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Anies Disebut Manfaatkan JIS untuk Kampanye Pilpres, Prabowo Punya Elektabilitas Tertinggi
-
Vonis 11 Tahun Penjara, Mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju Dikirim ke Lapas Sukamiskin
-
Anies Baswedan Lantik 9 Pejabat Eselon II, Kursi Kepala BPBD DKI Akhirnya Terisi Setelah 2 Tahun Kosong
-
KPK Dalami Perintah Wali Kota Nonaktif Rahmat Effendi Terkait Dugaan Pemotongan Anggaran Tunjangan di Sejumlah Kelurahan
-
KPK Apresiasi Hakim Vonis Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno 9 Tahun dan 6 Tahun Penjara ke Dandan Ramdani
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
-
Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran
-
Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin
-
PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata
-
Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!
-
Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim