Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan Nasional Yahya Muhaimin meninggal dunia pada Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 10.30 WIB. Yahya menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Geriatri, Purwokerto, Jawa Tengah.
Kabar duka ini disampaikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menyebut jenazah almarhum Yahya Muhaimin akan disemayamkan di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.
"Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun, telah meninggal dunia Bapak Yahya Muhaimin, Rabu, 9 Februari 2022, Pukul 10.30 WIB di RS Geriyatri Purwokerto. Mohon doanya untuk almarhum semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, rumah duka di Dukuhturi, Bumiayu, Brebes," kata Sekjen Kemendikbudristek, Suharti, Rabu (9/2/2022).
Yahya Muhaimin adalah Menteri Pendidikan Nasional pada Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sekaligus Mendiknas ke-23 yang menjabat sejak 29 Oktober 1999 - 23 Juli 2001.
Sebelum menjadi Mendiknas, keseharian selalu berkecimpung di dunia akademisi sebagai Dosen Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM (1973-sekarang), Pengelola program S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM (1982-1984), Kepala Pusat Studi Keamanan & Perdamaian UGM (1996-1999), dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Washington DC.
Dia juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Azhar Indonesia (2002 - 2013) dan hingga akhir hayatnya menjadi Rektor di Universitas Peradaban Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah sejak 2014.
Berita Terkait
-
Putri Gus Dur Ikut Tanggapi Ceramah Oki Setiana Dewi Terkait KDRT yang Viral
-
Giliran Putri Gus Dur Tanggapi Ceramah Oki Setiana Dewi Terkait KDRT yang Viral
-
Kemendikbudristek Beri Diskresi Kepala Daerah PPKM Level 2 untuk Hentikan PTM 100 Persen
-
Berpolemik dengan Gus Miftah, Dorce Gamalama Sebut 2 Ulama yang Melindunginya di Dunia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya
-
Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG
-
Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah
-
Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?