Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengklaim bahwa kondisi di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah saat ini dalam keadaan tenang dan damai.
Kata dia, informasi yang ia dapatkan, tak ada situasi yang mencekam.
"Semua informasi dan pemberitaan yang menggambarkan seakan terkaji suasana mencekam di Wadas itu sama sekali tidak terjadi sebagaimana digambarkan. Terutama seperti yang digambarkan di media sosial karena Wadas dalam keadaan tenang dan damai, terutama sekarang ini," ujar Mahfud dalam jumpa pers yang disiarkan dari Youtube Kemenko Polhukam, Rabu (9/2/2022).
Pernyataan Mahfud menyusul adanya pengerahan aparat kepolisian dalam proses pengukuran di tanah Desa Wadas yang akan dijadikan lokasi penambangan batuan andesit material pembangunan proyek Bendungan Bener Purworejo.
Para polisi juga melakukan kekerasan terhadap warga yang menolak pembangunan Bendungan menangkap 64 orang warga Wadas, termasuk anak-anak dan lansia.
Terkait hal itu, Mahfud juga mempersilakan siapapun untuk mengecek lokasi tersebut jika tak memercayai pernyataannya yang ia sampaikan
"Yang tidak percaya boleh ke sana, siapa saja terbuka tempat itu," ucap dia.
Klaim Warga yang Ditahan Polisi Sudah Dibebaskan
Mantan Ketua MK itu melanjutkan seluruh warga yang sempat diamankan telah dibebaskan. Bahkan kata Mahfud tak ada korban atau mengalami penyiksaan.
Baca Juga: Klaim Bebaskan Warga Wadas yang Ditahan, Mabes Polri: Semua Sudah Dikembalikan ke Keluarganya
"Situasi di desa wadas sekarang normal dan kondusif, seluruh warga yang sempat diamankan di Mapolres Purworejo juga sudah dilepaskan semua, sehingga semua sudah kembali ke rumah masing-masing dan tidak ada korban atau penyiksaan," ungkap Mahfud.
Pernyataan tersebut kata Mahfud setelah dirinya mengggelar rapat koordinasi membahas konflik yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo.
Kata Mahfud, dalam Rakor tersebut kata Mahfud dihadiri pejabat Mabes Polri, Mabes TNI, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kapolda Jawa Tengah, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Parnowo dan sejumlah pejabat terkait.
Bahkan dirinya juga telah mengadakan pertemuan tertutup dengan pimpinan Komnas HAM untuk mencari informasi yang akurat.
"Saya baru mengadakan Rakor yang dihadari pejabat utama dari Mabes Polri, Mabes TNI, Kemendagri, Kementerian PUPR, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, Pangdam Diponegero, Kabinda Jawa Tengah dan sejumlah pejabat terkait," papar Mahfud.
"Siang tadi saya juga sudah mengadakan pertemuan tertutup dengan pimpinan Komnasham untuk mendiskusikan dan mencari informasi yang akurat," sambungnya.
Berita Terkait
-
Klaim Bebaskan Warga Wadas yang Ditahan, Mabes Polri: Semua Sudah Dikembalikan ke Keluarganya
-
Soal Peristiwa di Desa Wadas, Legislator Demokrat: Polri Bukan Alat Pemerintah, Utamanya Melindungi Bukan Aniaya Rakyat!
-
Pembangunan Bendungan Bener, Polisi: Sebaiknya Warga Desa Wadas Terus Bermusyawarah Agar Tetap Rukun
-
Polisi Tangkap dan Pukuli Warga Desa Wadas, Istana: Semua Akan Dievaluasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan