Suara.com - Warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang datang langsung ke Desa Wadas, Rabu (9/2/2022) hanya menemui warga yang pro terhadap proyek Waduk Bener. Sementara warga yang kontra disebut hanya dilewatkan oleh Ganjar.
Hal itu disampaikan oleh warga Desa Wadas bernama Sulaiman yang memang menolak proyek waduk Bener dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Kamis (10/2/2022).
"Ganjar ini kita juga sebatas informasi dari warga ya karena posisi aku dan kawan-kawan dari 66 warga itu kan juga ditangkap posisinya pas kehadiran Ganjar, jadi informasi Ganjar datang di Desa Wadas ini mereka dan jadi nemu hanya nemuin dan ini memang perlu digarisbawahi ya Pak Ganjar ini hanya menemui warga yang pro," kata Sulaiman.
Dalam kunjungan Ganjar tersebut, Sulaiman menyebut Ganjar hanya berbicara soal bagaimana perasaan jika mendapatkan ganti rugi. Sementara soal adanya penangkapan tidak jadi bahan pembicaraan sekalipun ke media yang meliput.
"Ganjar ini nggak membicarakan soal penangkapan terus soal warga yang disebut digebukin dipukulin diinjak-injak kayak gitu enggak sama sekali menyampaikan hal itu, apa namanya warga apalagi kepada media ya," tuturnya.
"Pak Ganjar ini nemuinnya sama warga yang pro dan disitu membicarakan soal besok kalau menerima ganti rugi itu jangan dibeli mobil kayak gitu nanti beli mobil ya buat beli tanah atau apa kek gitu dan tidak sama sekali menyampaikan hal yang terjadi di Desa Wadas yakni di dalam di dalam masjid Nurul Huda pada situ sama sekali tidak disampaikan sama Pak Ganjar sama sekali tidak disinggung," sambungnya.
Lebih lanjut, Sulaiman mengungkapkan Ganjar datang ke Desa Wadas dengan pengawalan ketat aparat. Ganjar juga disebut tidak menemui warga Desa Wadas yang menyatakan menolak pengukuran atau pun proyek waduk Bener.
"Sama sekali itu warga yang yang kontra terhadap rencana pengukuran itu sama sama sekali nggak ada yang ditemuin," tuturnya.
Ganjar ke Desa Wadas
Baca Juga: Kisruh Desa Wadas, Fahri Hamzah Sentil Anggota DPR RI
Untuk diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo datang langsung ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Rabu (9/2/2022). Situasi di Wadas kala itu disebut nampak tenang saat Ganjar tiba di lokasi, tidak terlihat ketegangan atau suasana mencekam.
Di sejumlah titik, terlihat aparat kepolisian yang mayoritas polisi wanita (Polwan) berjaga-jaga dan berbaur dengan masyarakat. Ganjar kemudian berhenti di Masjid Desa Wadas. Di sana, ia bertemu sejumlah masyarakat yang masuk kelompok pro dengan penambangan batu andesit di wilayahnya.
"Assalamualaikum, sehat bu? Mpun divaksin dereng?" kata Ganjar pada sejumlah warga.
Warga menyambut Ganjar dengan ramah. Ganjar menanyakan proses pengukuran yang dilakukan di lokasi itu.
"Iya pak, sudah diukur. Punya saya hari ini mulai diukur," kata Rodiyah, salah satu warga.
Rodiyah mengatakan, pihaknya merupakan warga yang pro dengan penambangan. Warga yang sudah setuju, berharap agar proses pengukuran segera diselesaikan sehingga ganti untung bisa dibayarkan.
Berita Terkait
-
Ketegangan di Desa Wadas, Kesaksian Warga: Preman itu Menarik, Menginjak, dan Memukul Hingga Pakaiannya Robek
-
Pimpinan MPR Fraksi Gerindra Sarankan Pemerintah Tahan Dulu Segala Proyek di Desa Wadas
-
Suasana Terkini di Desa Wadas: Masih Banyak Aparat, Kondisi Sepi Mirip Desa Mati
-
Kisruh Desa Wadas, Fahri Hamzah Sentil Anggota DPR RI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT