Suara.com - Beredar unggahan yang memperlihatkan seorang wanita tengah menangis histeris di pinggir jalan. Informasi menyebutkan bahwa wanita itu sedang dalam keadaan hamil 5 bulan.
Dalam unggahan akun @kabarnegri, Sabtu (12/2/2022), wanita hamil itu menangis histeris karena motornya telah dirampas oleh begal.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pisangan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu pagi (12/2/2022).
Awalnya, ibu-ibu tersebut berkendara seorang diri melewati Jalan Pisangan. Ia merupakan penjual makanan siap saji.
Tampaknya, ia dibegal saat hendak berbelanja ke pasar pagi hari. Informasi menjelaskan bahwa ia dicegat oleh dua orang pelaku yang menaiki sepeda motor.
"Korban yang sedang hamil 5 bulan merupakan penjual makanan siap saji yang setiap harinya belanja ke pasar. Ketika berkendara seorang diri melewati Jalan Pisangan Pulo Pipisan, Desa Karangpatri, ia dicegat pelaku begal yang berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Sabtu (12/2/2022).
Dalam video, korban terlihat menangis histeris dan menggegerkan warga yang tengah melewati jalan itu.
Sejumlah warga yang lewat jalan itu menghentikan kendaraan mereka dan memeriksa kondisi wanita yang diketahui bernama Suharlina.
Sambil menangis, wanita ini menjelaskan bahwa dirinya dibegal dan motornya dibawa pergi oleh para pelaku.
Baca Juga: Salut! Anak-anak Sekolah Pedalaman Papua Ini Gotong Royong Membuat Akses Jalan Menuju Sekolah
Warga yang bersimpati terhadapnya langsung meminta salah seorang pengendara motor untuk mengantarkan pulang.
Seorang pengendara mobil yang ikut berhenti di tempat kejadian mengaku bahwa dirinya sempat melihat dua orang yang membawa motor.
"Oh tadi berdua itu," ucap salah seorang pengendara yang mengaku melihat begal melewati jalanan itu.
Sementara itu, wanita tersebut bercerita bahwa ia sempat berteriak-teriak untuk minta tolong. Akan tetapi, jalanan sepi tidak ada orang yang lewat.
Sekalipun ada yang lewat, ia menuturkan bahwa orang-orang berkendara dengan kecepatan tinggi diduga takut.
Sebelum dibegal, wanita ini baru saja mengisi bensin yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, ia mengaku melihat dua orang yang mengikutinya.
Berita Terkait
-
Salut! Anak-anak Sekolah Pedalaman Papua Ini Gotong Royong Membuat Akses Jalan Menuju Sekolah
-
Ngakak! Niat Surprise Kasih Buket Bunga untuk Pacar, Pria ini Justru yang Terkejut Lihat Kadonya Jadi Begini
-
Keciduk Video Call dengan Cewek, Istri Malah Minta Suami Lakukan Hal Gokil ini Sebagai Pelampiasan
-
Menangis Terharu, Pria yang Terpaksa Curi Motor karena Desakan Ekonomi Ini Dibebaskan Usai Korban Memaafkan
-
Penagih Hutang Tak Terima Nasabah Tak Mau Bertemu, Pria ini Ngamuk Sampai Pukul Kepala Emak-emak
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL