Suara.com - Autisme atau disebut gangguan spektrum autisme atau autism spectrum disorder (ASD).
Autisme merupakan kelainan perkembangan saraf yang dapat menyebabkan gangguan perilaku dan interaksi sosial.
Autisme sendiri tidak dapat disembuhkan. Merawat anak-anak maupun orang dewasa yang memiliki gangguan autisme tidaklah mudah.
Membutuhkan kesabaran serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Namun terkadang lingkungan seperti tetangga justru tidak memberikan dukungan yang baik.
Sebuah keluarga di Malaysia yang tinggal di Temasya Suria, Shah Alam berbagi curhatan di media sosial Instagramnya @adamsautismfamily, Jumat (11/02/2022).
Keluarga ini mencurahkan isi hatinya tentang perjanjian sewa rumah yang mereka tinggali sekarang.
Pemilik rumah tidak akan memperpanjang sewa kepada keluarga itu. Hal tersebut terjadi setelah tetangga mereka mengeluh kepada pemilik rumah.
Tetangga mereka mengeluhkan putra dari keluarga ini yang menderita autis. Pemilik rumah pun merasa terganggu dengan keluhan dari tetangga kedua sisi mereka.
Keluarga tersebut mengatakan jika keinginan tetangga mereka menjadi kenyataan.
Baca Juga: Puan Curhat Tak Disambut Gubernur, Ganjar: Siap, Nanti Saya Sambut Paling Depan
"Keinginan anda telah menjadi kenyataan. Anda berhasil membuat pemilik rumah tidak memperpanjang masa sewa," tulisnya.
Padahal keluarga ini berencana untuk pindah dari sana dalam beberapa tahun ke depan setelah rumah mereka siap.
Usai kejadian yang tak terduga itu, mereka akan pindah pada akhir bulan nanti.
Isi Curahan Hati Keluarga Ini
Keluarga itu mengklarifikasi bahwa Adam (anak mereka yang autis) tidak berisik setiap hari bahkan tidak sepanjang hari.
Tetapi keluarga tersebut menerima semuanya sebagai takdir mereka. Keluarga ini juga meminta maaf dan berharap tetangga kanan kirinya baik-baik saja.
Unggahan yang mereka buat itu untuk memberi tahu keluarga lain dengan kondisi serupa. Mereka ingin menyampaikan bahwa tidak semua orang dapat menerima orang autis seperti putranya.
Berita Terkait
-
Kena Serangan Jantung, Pekerja Migran Ilegal Asal Tanggul Jember Meninggal di Malaysia
-
4 Dampak Negatif Mengumbar Masalah dengan Pasangan di Media Sosial, Ketahui Sebelum Terlambat!
-
Puan Kesal Tak Disambut Gubernur saat Kunjungan, Dirjen Otda Kemendagri: Itu Masalah Etika Saja, Tamu Wajib Dijamu
-
Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual, Cegah dengan 4 Hal Ini
-
Puan Curhat Tak Disambut Gubernur, Ganjar: Siap, Nanti Saya Sambut Paling Depan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Terkena PHK Sepihak? Jangan Panik! Ini Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan agar Cair
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Kado May Day 2026: Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Targetkan 6 Juta Nelayan Sejahtera
-
Prabowo Instruksikan RUU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini: Harus Berpihak kepada Buruh!
-
rabowo Ultimatum Aplikator Ojol: Potongan Harus di Bawah 10 Persen atau Angkat Kaki dari Indonesia
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis