Suara.com - Bagi para calon mahasiswa yang akan masuk perguruan tinggi, pendaftaran untuk masuk perguruan tinggi atau SNMPTN 2022 sudah dibuka. Lantas, SNMPTN dibuka sampai kapan? Berikut ini ulasannya.
Diketahui, pendaftaran SNMPTN 2022 sudah dibuka sejak Senin (14/2/2022). Terkait SNMPTN dibuka sampai kapan telah dijelaskan dalam situs LTMPT, selaku portal resmi SNMPTN 2022. Adapun pendaftaran SNMPTN dapat dilakukan melalui situs snmptn.ltmpt.ac.id atau ltmpt.ac.id. Terkait
SNMPTN sendiri merupakan jalur pertama untuk masuk perguruan tinggi Indonesia bagi para siswa kelas 12. Seperti tahun lalu, untuk pendaftaran SNMPTN 2022 ini dilakukan secara online.
Lantas, SNMPTN dibuka sampai kapan? Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
Jadwal dan Syarat Pendaftaran SNMPTN 2022
Untuk pendaftaran SNMPTN dibuka dari mulai 14 Februari 2022 sampai 28 Februari 2022. Pendaftaran dapat dilakukan lewat situs resmi LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), yaitu portal.ltmpt.ac.id atau snmptn.ltmpt.ac.id.
Adapun syarat pendaftaran yang perlu dipenuhi para calon mahasiswa yakni sebagai berikut:
- Memiliki akun LTMPT
- Akun LTMPT sudah difinalisasi
- Salah satu siswa yang masuk kuota pendaftaran SNMPTN atau eligible
- Ada dalam daftar PDSS (Portal Data Sekolah dan Siswa)
Cara Daftar SNMPTN 2022
Setelah mengetahui syaratnya, berikut ini cara daftar SNMPTN 2022 yang juga penting untuk diketahui.
Baca Juga: 5 Jurusan yang Banyak Peluang Kerja, Bisa Jadi Bahan Pertimbangan Sebelum Daftar SNMPTN 2022
1. Masuk situs snmptn.ltmpt.ac.id atau portal.ltmpt.ac.id
2. Log in menggunakan akun LTMPT yang sudah difinalisasi atau dipermanenkan
3. Masukkan e-mail serta kata sandi
4. Mengisi pilihan program studi
Sebagai informasi, saat melakukan pendaftaran SNMPTN, peserta juga bisa memilih program studi (prodi) maksimal dua di dua PTN. Jika peserta ingin ambil dua prodi, PTN salah satunya harus ada di PTN yang provinsi-nya sama dengan lokasi SMA-nya.
Namun, jika peserta hanya ambil satu prodi, maka peserta bebas untuk ambil prodi di mana saja PTN-nya. Akan tetapi, jika pilihan prodi ternyata diblok hitam, artinya pilihan tersebut tak bisa dipilih karena tak sesuai kriteria pendaftar yang diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih