Suara.com - Seorang perempuan menjadi korban penjambretan di Jalan Jatisari, Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2022) kemarin lusa. Penjambretan yang menyasar ponsel genggam korban itu terpatnya terjadi di dekat gerai makanan cepat saji McDonals Jatipadang sekitar pukul 16.38 WIB.
Pantauan di lokasi, Jumat (18/2/2022) siang, suasana di jalan tersebut cukup sepi pada siang hari. Hanya terlihat lalu lalang ojek online saja yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Jika merujuk pada unggahan video CCTV akun Instagram @merekamjakarta, ponsel korban dirampas tidak jauh dari pos RW 07 yang berada di pinggir jalan. Terpantau, pos RW tersebut kosong alias tidak ada yang berjaga di sana.
Seorang ibu-ibu yang membuka warung rokok tepat di ujung Jalan Jatisari mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Sebab, dia sudah menutup warung pada pukul 16.00 WIB.
"Kalau saya kurang tahu, soalnya saya jam 4 sore sudah tutup," ungkap ibu-ibu tersebut.
Dia menambahkan, di lokasi kejadian memang terbilang sepi. Menurut dia, hanya sering terlihat lalu lalang ojek online yang mengantar pesanan maupun mengambil orderan.
"Kalau di sini paling ya Gojek yang yang sering lewat. Siang juga sepi," sambungnya.
Terpisah, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko mengatakan, pihaknya akan mengecek kebenaran peristiwa tersebut.
"Nanti saya cek dulu," singkat Bambang.
Baca Juga: Jambret HP Wanita Berhijab saat Jalan Sendirian di Jatipadang Pasar Minggu, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Informasi itu turut dibagikan oleh akun Instagram @merekamjakarta melalui unggahan video CCTV di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, korban tampak sedang berjalan sambil bermain ponsel genggam.
Disebutkan kalau korban sedang membalas pesan singkat melalui ponselnya. Tiba-tiba, datang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
"Saat itu korban penjambretan sedang berjalan kaki pulang ke rumah sambil membalas pesan. Pelaku menggunakan sepeda motor," tulis akun @merekamjakarta sebagaimana dikutip Suara.com, Jumat (18/2/2022) hari ini.
Pada saat bersamaan, pelaku mendekat dan mengambil ponsel genggam jenis Xiaomi Note 10S milik korban. Meski korban sempat mengejar pelaku, namun tetap tidak terkejar.
Berita Terkait
-
Jambret HP Wanita Berhijab saat Jalan Sendirian di Jatipadang Pasar Minggu, Aksi Pelaku Terekam CCTV
-
Peluru Tembus Dada Kiri, Pelaku Jambret Tas Dokter di Medan Tewas!
-
Terduga Jambret Tewas Dibantai di Deli Serdang, 8 Orang Diamankan
-
Jambret Emas Emak-emak di Pekanbaru Terekam CCTV, Pelaku Pakai NMax Biru
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah