Suara.com - Indonesia merupakan negara terbesar penghasil minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). Namun harga minyak goreng terus mengalami kenaikan sejak akhir tahun 2021 kemarin hingga awal tahun 2022.
Mahalnya harga minyak goreng membuat masyarakat menjadi cemas. Minyak goreng sendiri adalah satu dari sembilan bahan pokok.
Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan harga minyak goreng Rp. 14. 000,- per liter sejak tanggal 1 Rabu, 19 Januari 2022 pukul 00:01 WIB.
Tetapi stok minyak goreng di pasaran justru menjadi langka. Beberapa tempat masih menjual minyak goreng stok lama dengan harga lebih mahal dari kebijakan pemerintah.
Bahkan baru-baru ini ada masyarakat yang tertipu membeli minyak goreng palsu.
Mayoritas emak-emak yang mengatur keuangan keluarga dibuat pusing dengan mahal dan langkanya minyak goreng.
Saking pusingnya harga minyak goreng mahal, seorang emak sampai melakukan hal ini. Aksi menarik emak tersebut diunggah oleh akun media sosial TikTok @gamiskusulistiana.
"Gara-gara minyak goreng mahal," keterangan video seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (18/02/2022).
Dalam tulisan video emak itu berniat membuat minyak goreng sendiri. Hal tersebut dilakukannya karena harga minyak goreng di pasaran masih mahal.
Baca Juga: Tetapkan Pelapor Korupsi Jadi Tersangka, Kapolres Cirebon Kota Ngaku Pihaknya Sudah Profesional
Rekaman video memperlihatkan seorang emak berdaster sedang memegang pisau besar. Si emak kemudian mendekati pohon kelapa di sampingnya.
Dia pun melepas sandal jepitnya lalu memanjat pohon kelapa itu sembari memegang pisau ditangan.
Perlahan namun pasti si emak memanjat pohon kelapa yang menjulang tinggi.
Ketika akan sampai dibagian atas pohon kelapa, si emak menebangi beberapa daun kelapa yang kering.
Daun kelapa yang ditebangnya memang mengalangi jalan si emak menuju ujung pohon.
Sayangnya video ini tidak menampilkan kelanjutan aksi emak memanjat pohon kelapa demi membuat minyak goreng sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Haru Pertemuan Dua Pria yang Dulu Teman Satu Kos, Kini Mendonorkan Hati usai 21 Tahun Pisah
-
Pengendara Mobil Rekam Hewan Menempel di Spion, Warganet Salfok: Kasihan tapi Ngakak
-
Dear Pak Kapolri, Anak Penderita Tumor Kaki Ini Ingin Bertemu dan Dibantu
-
Kaum LDR-Jomblo Minggir Dulu! Viral Pasangan Nabung 20 Ribu Tiap Kali Ketemuan, Kini Bisa Beli Emas 21 Gram
-
Lagi-Lagi, Rombongan Emak-emak Serbu Minimarket, Berdesakkan Beli Minyak Goreng sampai Jatuhkan Monitor Kasir
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan