- Direktorat Narkoba Bareskrim Polri memburu dua anak buah Erwin Iskandar alias Ko Erwin yang masuk DPO.
- Pencarian DPO A Hamid dan Satriawan dilakukan intensif di Jabodetabek, NTB, Kalimantan, dan Sumatera Utara.
- Jaringan Ko Erwin juga melibatkan pemasok Andre Fernando, bendahara Ais Setiawati, serta kasus oknum kepolisian.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu sisa jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Terbaru, dua anak buah Ko Erwin ditetapkan sebagai daftar pencarian orang atau DPO.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan dua orang yang kini diburu tersebut adalah A Hamid alias Boy dan Satriawan alias Awan.
"Saat ini tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim masih intensif melakukan pencarian dan pengejaran terhadap DPO, A Hamid alias Boy dan DPO Satriawan alias Awan," ujar Eko kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Menurut Eko, pengejaran terhadap kedua buronan tersebut dilakukan di sejumlah wilayah dengan melibatkan satuan narkoba di berbagai daerah.
"Antara lain di Jabodetabek, NTB, dan Kalimantan, serta Sumut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pemantauan di wilayah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi upaya pelarian ke luar negeri melalui jalur ilegal. Pola tersebut sebelumnya sempat dilakukan oleh Ko Erwin sebelum akhirnya ditangkap aparat.
“Antisipasi DPO melarikan diri keluar negeri melalui jalur ilegal di wilayah Kalimantan dan Sumut, sesuai jejak pelarian tersangka Koko Erwin," jelasnya.
Bareskrim sebelumnya juga telah menetapkan Andre Fernando alias The Doctor sebagai buronan dalam kasus yang sama. Andre diduga berperan sebagai pemasok narkoba bagi jaringan Ko Erwin dengan mendatangkan barang dari luar negeri ke Indonesia.
Dalam pengembangan kasus ini, polisi telah menangkap dua orang yang diduga terkait dengan Andre, yakni Charles Bernando alias Charlie dan Arfan Yulius Lauw. Charles disebut berperan menghubungkan Ko Erwin dengan Arfan yang menyediakan sabu.
Baca Juga: Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?
Selain itu, Polda Nusa Tenggara Barat juga telah menangkap Ais Setiawati yang diduga menjadi bendahara jaringan Ko Erwin di Mataram pada Kamis (26/2/2026).
Sementara Ko Erwin telah ditangkap saat berupaya melarikan diri ke Malaysia melalui jalur laut ilegal dari Tanjung Balai, Sumatera Utara, pada Kamis (26/2/2026). Pengungkapan jaringan Ko Erwin ini berkaitan dengan kasus mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi yang kemudian menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026
-
Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital
-
Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
Bedak Wardah Colorfit Shade 33W Olive Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Cek di Sini!
-
9 Sabun Cuci Muka Pria untuk Mencerahkan Wajah, Ampuh Angkat Minyak dan Kulit Kusam
-
Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi
-
Juniver Girsang Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik