Suara.com - Presiden Joko Widodo mengantarkan jenazah pamannya Miyono Suryosardjono ke peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga Astana Keluarga Mundu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan di Kabupaten Karanganyar, Senin (28/2/2022) rombongan jenazah sampai di lokasi pada pukul 11.00 WIB. Terlihat Jokowi didampingi oleh putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka dan putra bungsunya Kaesang Pangarep.
Jokowi yang mengenakan atasan batik, celana panjang berwarna hitam, dan dilengkapi dengan peci hitam terlihat menyapa sejumlah pelayat.
Setelah sempat mengikuti prosesi pemakaman, Jokowi meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.12 WIB. Meski demikian, Gibran tetap mengikuti proses pemakaman hingga selesai.
Beberapa tokoh yang terlihat melayat di tempat pemakaman, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan/Menko PMK Muhadjir Effendy, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.
Almarhum Miyono meninggal dunia pada pukul 19.50 WIB, Minggu (27/2) di rumah duka Jalan Ahmad Yani, RT 02/RW 02, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.
Sigit, salah satu anak menantu Miyono mengatakan sewaktu masih hidup Miyono sempat terkena Covid-19. Selain itu, Miyono juga sudah lama mengidap penyakit paru-paru.
"Yang lama itu kan bapak punya penyakit paru-paru, kemudian kena Covid-19, jadi mungkin ini long covid. Jadi mungkin ini sisa-sisa penyakit itu yang masih ada dalam tubuhnya," katanya.
Meski demikian, ia memastikan saat meninggal dunia Miyono dalam keadaan negatif Covid-19.
Baca Juga: Tagih Janji Presiden Joko Widodo, Selegram Ratu Entok Mencak-mencak Soroti Permasalahan Ini
"Kemarin waktu pak presiden datang menjenguk masih sempat bangun, sudah diswab, hasilnya negatif," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat