Suara.com - Pemberitaan mengenai konflik Ukraina dan Rusia memang menjadi perhatian publik belakangan ini.
Seperti informasi terbaru yang klaim video live TV Ukraina yang merekam para mayat. Namun dalam video tersebut, salah satu mayat bangun untuk menyesuaikan posturnya.
Video tersebut bermula dari akun Tiktok @dr.jbr.
Berikut Narasinya:
"TV langsung Ukraina seharusnya merekam orang mati di TV yang terbunuh selama invasi. Selama pembuatan video, salah satu orang mati bangun menyesuaikan posturnya. WTF"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Menurut penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video tersebut bukanlah dari Ukraina.
Faktanya, video tersebut berasal dari laporan oe24 tentang aktivitas protes terhadap kebijakan iklim di Wina, Austria.
Laporan video yang sama sebelumnya juga disalahgunakan untuk informasi palsu “Korban Terlihat Covid-19 Berbaring di Jalanan Ternyata Hanya Tindakan”.
Akun Tiktok tersebut membagikan cuplikan dari laporan oe24 tentang aktivitas protes terhadap kebijakan iklim di Wina, Austria dengan informasi kontekstual palsu.
Kesimpulan
Melalui penjelasan di atas, maka klaim bahwa vide tersebut berasal dari Ukraina adalah salah.
Konten tersebut termasuk kategori konten dengan konteks yang salah atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?