Suara.com - Belakangan ini warganet tengah menyorot sosok Juragan 99 atau yang memiliki nama asli Gilang Widya Pramana.
Warganet merasa ragu lantaran Crazy Rich Malang itu bisa merintis karier yang terbilang legit kurang dari 5 tahun.
Salah seorang pengguna Twitter mengungkapkan bahwa harta ada salah satu sosok bernama Kaji Edan.
Ia merupakan sosok yang ada di balik Juragan 99. Bahkan, ia menyebutkan bahwa private jet milik Juragan 99 itu atas nama Kaji Edan.
"Kalo lo mau tahu duit dari mana tuh Juragan 99. Lo tanya Kaji Edan. Private Jet 99 itu atas nama Kaji Edan," ungkap salah seorang pengguna Twitter dikutip Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Warganet lantas bertanya-tanya mengenai sosok Kaji Edan yang disebut-sebut menjadi sosok di balik kekayaan Juragan 99.
Menelusuri dari kanal YouTube Helmy Yahya satu tahun silam, sosok Kaji Edan ini disebut-sebut sebagai Sultan Jagakarsa.
Diketahui, sosok Kaji Edan yang belakangan ini disebut-sebut menjadi orang di balik Juragan 99 ini memiliki nama asli Onny Hendro Adhiaksono.
"Kemarin dua adik-adik saya [Gading Marten dan Andre Taulany] mengungkap kekayaan beliau luar biasa. Punya sepeda, punya motor, koleksinya unik-unik," ungkap Helmy Yahya.
Baca Juga: Doni Salmanan Sempat Berfoya-foya di Bali Sebelum Ditahan, Sehari Habis Rp 20 Juta
Helmy Yahya mengungkapkan bahwa Kaji Edan ini merupakan teman satu perjuangannya, teman dari nol.
"Value-nya luar biasa kenapa dia sukses. Keikhlasannya, amalnya, dan bagaimana beliau menjalani kehidupan sehari-hari," lanjutnya mengungkapkan sosok Kaji Edan.
Tak hanya itu, ternyata sosok Kaji Edan ini dulu sempat viral karena dirinya memiliki mobil Alphard berstiker Metro Mini.
Melalui videonya, Helmy Yahya juga mengungkapkan bahwa Kaji Edan ini ternyata pernah menjadi manajer Koes Hendratmo.
Helmy Yahya menyebut bahwa sosok Kaji Edan ini pernah mati suri selama 21 hari. Selain itu, rekening Kaji Edan semua atas nama sopir dan asistennya.
Berita Terkait
-
Bye bye Macet! Siswa Ini Ngebut Pakai Helm Terabas Sungai, 'Dayung ke Bikini Botttom'
-
Aksi Usil Tetangga Blokade Jalan Gunakan Jemuran, Pemobil Heran dengan Kelakuannya
-
Takjub Melihat Ketampanan Rayyanza, Bos Juragan99: Raffi kalau Bikin Anak Bagus-bagus
-
Viral Taqy Malik Lelang Vespa Edisi Terbatas untuk Donasi Penghafal Quran, Netizen Senggol Indra Kenz Hingga Juragan99
-
Gilang Widya Pramana Juragan99 Serahkan Yamaha NMax Buat Driver Ojol Pelapor Kehilangan yang Dicuekin
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan
-
Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN