Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kembali menjadi sorotan. Gegaranya ia bertemu dengan komisioner KPU dan Bawaslu untuk periode 2022-2027 dalam kapasistasnya sebagai Wakil Ketua DPR.
Pertemuan yang diunggah lewat akun Instagram @cakiminow itu menjadi pertanyaan banyak pihak lantaran sebelumnya Muhaimin melontarkan wacana penundaan Pemilu 2024. Tak ayal foto pertemuan yang diunggah tiga hari lalu itu menjadi sorotan.
"Penting! Kedatangan tamu-tamu penting, pengawal demokrasi yang fair, adil dan akuntabel. Para anggota KPU dan Bawaslu. Ada yang kenal?" tulis Muhaimin dikutip dari akun @cakiminow.
Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meluruskan. Ia menegaskan tidak ada agenda yang ditutupi dan tidak ada pembahasan khusus. Pertemuan itu dilakukan secara terbuka sebagai silaturahmi.
"Jadi begini. Saya perlu klarifikasi bahwa anggota KPU dan Bawalsu itu tidak gelap-gelapan tapi secara terang-terangan melakukan silaturahmi," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/3/2022).
Dasco menegaskan bahwa silaturahmi dengan komisioner KPU dan Bawaslu bukan hanya dilakukan kepada Muhaimin seorang. Melainkan juga kepada seluruh pimpinan DPR, termasuk Dasco.
Karena itu, menurut Dasco pertemuan dengan komisioner KPU dan Bawaslu tidak dianggap menjadi sebuah polemik.
"Sehingga saya pikir itu tidak perlu dijadikan polemik. Justru ini bisa kemudian dijadikan tradisi bahwa yang baru walaupun belum dilantik itu melakukan silaturahmi saja perkenalan dan sama-sama datangnya gak sendiri-sendiri," kata Dasco.
Berita Terkait
-
Muhaimin Iskandar: NU Jadi Benteng Indonesia yang Didera Ragam Kesulitan
-
Soroti Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren, Cak Imin: Semua yang Berbentuk Asrama Bisa jadi Ancaman
-
Langkah Cak Imin Menuju 2024 Diprediksi Tak Mulus, Pengamat Sebut Peluang PKB Menang Lebih Besar jika Usung Nama Ini
-
Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo: Capres yang Paling NU ya Gus Muhaimin
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT